inas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membeberkan bahwa batuk dan demam masih menjadi gejala dominan yang paling banyak ditemukan pada pasien COVID-19 di Jakarta, meski sudah ditemukan subvarian XBB.1.16 atau Arcturus.
Covid-19 belum berakhir, subvarian omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada dan memperkuat protokol kesehatan.
Subvarian Omicron baru yakni BA.4 dan BA.5 disebutkan virus yang dapat lebih mudah menular dan memicu infeksi kembali pada penyintas COVID-19 varian Omicron.
Juru Bicara (Jubir) Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro mengungkapkan, virus SARS-CoV-2 varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 kemungkinan menyebar lebih cepat.
Sebanyak 12 kasus BA.5 berasal dari hasil penelusuran kasus di Provinsi Jawa Barat. Sedangkan kasus BA.5 lainnya dilaporkan dari Provinsi DKI Jakarta dan Bali masing-masing sebanyak tiga kasus.
Kementerian Kesehatan menyatakan kasus covid-19 subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Laporan kasus covid-19 sudah diterima sejak 6 Juni 2022.
Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman mengemukakan subvarian Omicron BA.2 dan BA.5 dapat berpeluang memicu gelombang kasus Covid-19 yang baru.
Dua subvarian Omicron yakni BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Terhitung, kini sudah ada delapan kasus yang tersebar, khususnya Jakarta dan Bali.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril menjelaskan empat kasus terbaru subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang terdeteksi sudah memasuki Indonesia.
Liverpool kembali membidik winger kanan untuk memperkuat skuad. Nama Rayan dari Bournemouth masuk radar setelah kebutuhan di posisi tersebut belum teratasi.
Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian