News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sungai Harapan

Pria Berhelm Tiba Tiba Tikam Hakim Pangadilan Agama Batam, Berikut Kronologi Lengkapnya

Pria Berhelm Tiba Tiba Tikam Hakim Pangadilan Agama Batam, Berikut Kronologi Lengkapnya

Penikaman menggunakan senjata tajam menimpa Hakim Pengadilan Agama Kota Batam, Kepulauan Riau Gusnahari
Tangisan Syukur Keluarga Korban Susur Sungai Ciamis setelah Polisi Tetapkan Tersangka

Tangisan Syukur Keluarga Korban Susur Sungai Ciamis setelah Polisi Tetapkan Tersangka

"Kami bersyukur sudah ada tersangka, semoga kasus ini bisa sampai tuntas agar kami bisa tenang,” ucap ayahalmarhum Chandra Rieski Hernawan
Hampir Satu Bulan, Keluarga Korban Tragedi Susur Sungai Ciamis Belum Mendapatkan Kepastian Hukum

Hampir Satu Bulan, Keluarga Korban Tragedi Susur Sungai Ciamis Belum Mendapatkan Kepastian Hukum

Baik pihak keluarga Aditya Maulana maupun Aldo berharap, pihak berwajib bisa segera menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas tragedi susur sungai.
Tragedi Susur Sungai, Kemenag Hentikan PTM Mts Harapan Baru

Tragedi Susur Sungai, Kemenag Hentikan PTM Mts Harapan Baru

Kegiatan ekstrakurikuler berbahaya seperti susur sungai dihentikan setelah Kemenag Kanwil Jawa Barat berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan beberapa pihak lain. 
Ridwan Kamil: Saya Melarang Kegiatan Susur Sungai

Ridwan Kamil: Saya Melarang Kegiatan Susur Sungai

Menyusul tewasnya 11 pelajar MTS Harapan Baru Ponpes Cijantung di Ciamis, saat kegiatan susur sungai, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melarang segala bentuk program susur sungai.
Tragedi Susur Sungai, Humas Sekolah: Turut Berduka Cita & Kami Memohon maaf

Tragedi Susur Sungai, Humas Sekolah: Turut Berduka Cita & Kami Memohon maaf

Pasca meninggalnya 11 siswa Madrasah Tsanawiyah (Mts) Harapan Baru, Cijeunjing, Ciamis, Jawa Barat, Dande Rifa'i, selaku humas mengungkapan bela sungkawa dan permohonan maaf kepada keluarga korban.
Tragedi Susur Sungai, Ayah Korban: Kami Tak Diberitahu Soal Kegiatan Itu

Tragedi Susur Sungai, Ayah Korban: Kami Tak Diberitahu Soal Kegiatan Itu

Terkait kegiatan susur sungai, pihak keluarga tidak mengetahui adanya program tersebut yang digelar pihak sekolah.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT