Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) untuk menggantikan Sri Mulyani. Putranya, Yudo Sadewa juga menarik perhatian publik
Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung merespon 17+8 tuntutan rakyat kepada awak media. Netizen geram dengan responnya
Selain beri 6 jawaban untuk menanggapi 17+8 tuntutan rakyat, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco juga beberkan soal tunjangan yang bakal diterima anggota DPR RI
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya beri 6 (enam) jawaban untuk menanggapi 17+8 tuntutan rakyat. Jawaban itu lontarkan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco,
Baru-baru ini DPR adakan konferensi pers dalam menanggapi 17+8 Tuntutan Rakyat, pada Jumat. DPR menyatakan bahwa pihaknya resmi menghentikan tunjangan perumahan
Respons menohok terkait menanggapi 17+8 Tuntutan Rakyat, yang meminta TNI kembali ke barak dan menarik diri dari urusan pengamanan sipil, dilontarkan Kapuspen
Ratusan mahasiswa Unpad, berunjuk rasa di depan Kompleks DPR/MPR Senayan, Jumat (5/9) untuk mendesak pemerintah agar memenuhi tenggat waktu 17+8 tuntutan rakyat
17+8 tuntutan rakyat telah diterima oleh Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Andre Rosiade di Gerbang Pancasila Gedung DPR RI, Kamis (4/9/2025).
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah,