Mahfud MD menyatakan pemerintah Indonesia tidak mencampuri urusan hukum pemerintah Singapura yang menolak Ustadz Abdul Somad atau UAS yang hendak berlibur di sana
Buntut dari penolakan Ustadz Abdul Somad atau UAS untuk masuk ke Singapura, PA 212 berniat menggelar demonstrasi di depan Kedutaan Besar Singapura, Setiabudi.
Kemendagri Singapura akhirnya menjelaskan alasan melarang masuk Ustadz Abdul Somad (UAS) ke negaranya. Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan perpecahan
Kedutaan Besar RI di Singapura mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Singapura guna menanyakan alasan penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad
Di Channel YouTube âHai Guys Officialâ, Selasa (17/5/2022), Ustadz Abdul Somad mengatakan data yang dimiliki Singapura harus diperbaharui karena tidak up to date
âSaya dimasukkan ke dalam suatu ruangan lebarnya semeter, panjangnya dua meter, pas macam liang lahat," tutur Ustadz Abdul Somad (UAS) di sebuah kanal YouTube
Ustadz Abdul Somad (UAS) mengaku diusir alias dideportasi dari Singapura. Menurut UAS Negara itu menolak dia dan keluarga, padahal mereka ke sana untuk liburan
Ustadz Abdul Somad (UAS) dideportasi dari Singapura saat hendak berlibur bersama keluarganya. Dia mendesak Pemerintah Singapura untuk menjelaskan alasannya
Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.