Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Anas Urbaningrum mengingatkan generasi muda HMI tidak boleh pasif untuk ciptakan sejarah baru.
"90% penghasilan merupakan hak driver yang memiliki semuanya, kecuali sistem. 10% itu sudah cukup besar bagi aplikator, itu namanya keadilanâ, pungkas Anas.
Ketum DPP Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) mengaku belum bisa memastikan arah dukungan politik PKN di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, karena alasan ini
Kedatangan Ketua Partai Kebangkitan Nusantara Anas Urbaningrum didampingi Ketua Pinda Sumatera Selatan Lucianty, disambut meriah oleh puluhan ribu warga saat me
Partai Demokrat meradang setelah merasa dikhianati Anies Baswedan soal pendampingnya dalam Pemilihan Presiden 2024. Sebelumnya, Â akun Twitter mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat masih ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi pernah mengingatkan soal karma politik.
Detik-detik Ketum Gerindra, Prabowo Subianto diteriaki Presiden menggema di acara Milad Partai Bulan Bintang (PBB) ke-25 di ICE BSD, Tangerang. Dari pantuan tv
Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan tak masalah kawasan Monumen Nasional (Monas) dijadikan tempat aksi berpolitik.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (Ketum PKN), Anas Urbaningrum angkat bicara terkait sumpahnya yang sempat mengegerkan tanah air berupa di gantung di Monas jika terserta kasus korupsi proyek Hambalang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Anas Urbaningrum sekaligus eks tersangka kasus korupsi proyek Hambalang kembali terjun ke kancah perpolitikan tanah air usai bebas dari masa tahanannya terkait kasus korupsi proyek Hambalang.Â
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Anas Urbaningrum tidak mempermasalahkan pihak-pihak yang mempertanyakan perihal kapan ia menepati ucapannya, "satu rupiah saja Anas korupsi di Hambalang, gantung Anas di Monas".
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum menggelar pidato politiknya sekaligus merayakan ulang tahun ke-54 di Monas Sabtu (15/7/2023).
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -