Nama Gus Elham Yahya Luqman, pendakwah asal Kediri sekaligus Pimpinan Majelis Taklim Ibadallah, tengah menjadi perbincangan hangat publik. Hal ini terjadi setelah
Kemenag menyebut posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria baru kesepakatan Menteri Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).