news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Ekonomi Evident Institute Rijadh Djatu Winardi..
Sumber :
  • Istimewa

Peringatan MSCI Itu Bagus Untuk Ekosistem Pasar Modal Indonesia

Lembaga Peneliti Independen menilai kemarahan perusahaan penyedia indeks pasar saham, data, dan analisis riset investasi global (Morgan Stanley Capital International (MSCI) justru bagus untuk ekosistem pasar modal di Indonesia.
Kamis, 29 Januari 2026 - 04:14 WIB
Reporter:
Editor :

Kemudian bisnis milik Prajogo Pangestu yang lain Grup Chandra Asri yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terkoreksi 5% ke Rp6.650 sedangkan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) anjlok 12,14% ke Rp1.230. 

Kelompok Bakrie, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 11,58% ke Rp1.145 sedangkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah 14,53% ke Rp294, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 9,42% ke Rp125 dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyentuh ARB 14,97% ke Rp1.420. 

Kelompok ‘Happy’ Hapsoro Sukmonohadi yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun ARB 15% ke Rp1.445, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melemah 15% ke Rp4.590, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) anjlok 14,97% ke Rp6.250. 

Kelompok Sugianto Kusuma alias Aguan yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) terkoreksi 14,89% ke Rp9.575 dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) turun 14,68% ke Rp6.250 

MSCI menegaskan jika sampai Mei 2026 tidak ada perbaikan transparansi yang signifikan maka mereka akan mengurangi bobot (weighting) seluruh saham Indonesia, dan menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market. 

Hal ini dianggap sebagai perhatian untuk aspek governansi dan transparansi di bursa Indonesia sehingga sudah seharusnya Pemerintah dan otoritas pasar Indonesia menindaklanjuti keputusan MSCI. Misalnya melalui koordinasi lintas sektoral BEI, OJK, dan KSEI untuk memikirkan bagainana transparansi data nominee dan berdialog dengan MSCI,” tuturnya.

Dengan langkah tersebut, lanjutnya, seharusnya dapat memulihkan persepsi investabilitas pasar modal Indonesia dan mengurangi dampak negatif terhadap IHSG. “Sekali lagi kemarahan MSCI ini jika ditanggapi dengan baik, akan memberikan hal yang baik bagi Indonesia,” pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
04:54
01:29
01:03
01:32
08:21

Viral