- Antara
Usaha Ultra Mikro Diberi Pembiayaan dan Pendampingan Upaya Dorong Naik Kelas
Jakarta, tvOnenews.com - Pertumbuhan ekonomi nasional secara menyeluruh tak lepas dari adanya peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tak terkecuali usaha ultra mikro.
Kendati demikian, pelaku usaha ultra mikro justru kerap mengalami sejumlah problema agar dapat tumbuh maupun bertahan di tengah tantangannya.
Upaya dalam mendorong perkembangan bagi pelaku usaha ultra mikro, PT Permodalan Nasional Madani (PMN) mendongkrak kelompok usaha tersebut agar naik kelas melalui program pembiayaan.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary mengatakan upaya ini dilakuakn untuk dapat memperkuat fondasi bagi para pelaku usaha ultra mikro untuk dapat tumbuh secara signifikan.
"PNM meyakini bahwa pembiayaan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan. Kami tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga hadir mendampingi, membangun kapasitas, dan menumbuhkan kepercayaan diri nasabah agar usaha mereka bisa bertahan dan berkembang secara berkelanjutan," kata Dodor, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Dodot menuturkan pelaku usaha mikro memiliki permasalahan berpa keterbatasan kapasitas untuk dapat naik kelas.
Tak hanya itu, pelaku usaha ultra mikro juga memiliki keterbatasan akses pasar, minim pencatatan keuangan, literasi usaha rendah, serta rentan terhadap guncangan eksternal mulai dari fluktuasi harga hingga bencana alam.
Menurutnya dalam menangkal permasalahan yang dialami pemberdayaan menjadi cara jitu selain pembiayaan yang dilakukan.
"Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan survivability (ketahanan) usaha ultra mikro bukan hanya bertahan dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki peluang naik kelas," ujarnya.
Selain itu, Dodot menjelaskan pembiayaan ultra mikro dengan pendampinagan yang dilakukan menemaptkan ibu-ibu pengusaha yang tergabung dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Meekar) tak hanya sebagai debitur teteapi sebagai mitra dalam pembangunan ekonomi.
Ia menekanakan ekosistem pemberdayaan dan pembiayaan yang dibangun oleh pihaknya turut serta menciptakan multiplier effect atau dampak ganda yang lebih kuat berupa peningkatan kapasitas individu akan berdampak pada produktivitas usaha, stabilitas pendapatan rumah tangga, hingga ketahanan ekonomi komunitas lokal.
Ia pun meyakini keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran dana, tetapi dari sejauh mana mereka mampu mengelola, mengembangkan, dan mempertahankan usahanya hingga memberi dampak sosial bagi lingkungan sekitarnya.