- Istimewa
Jawab Keresahan “Cumi-Cumi Darat”, VKTR & Laksana Siap Bawa Bus Listrik Ke Semarang
Direktur Teknik Laksana, Stefan Arman, menambahkan bahwa kolaborasi industri menjadi kunci dalam mempercepat elektrifikasi transportasi umum.
“Sebagai perusahaan karoseri nasional, Laksana berkomitmen mendukung pengembangan bus listrik melalui inovasi desain dan standar keselamatan yang tinggi. Kolaborasi bersama VKTR di Semarang ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri memiliki kesiapan untuk menghadirkan solusi transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif uji coba bus listrik ini sebagai bagian dari rencana modernisasi armada Trans Semarang.
“Kami menyambut baik pelaksanaan uji coba bus listrik ini sebagai langkah awal menuju transformasi angkutan umum yang lebih ramah lingkungan. Evaluasi selama masa trial akan menjadi dasar penting dalam mempersiapkan implementasi bus listrik secara lebih luas di Kota Semarang, sejalan dengan komitmen kami menghadirkan layanan transportasi publik yang nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kota Semarang sendiri tengah mempersiapkan rencana pengadaan 27 unit bus listrik 12 meter pada tahun 2026 untuk Koridor 1 sebagai bagian dari modernisasi armada. Uji coba ini diharapkan menjadi langkah awal dalam proses evaluasi menuju implementasi yang lebih luas.
Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pelaku industri nasional, VKTR optimis kehadiran bus listrik di Semarang tidak hanya menjawab isu “Cumi-Cumi Darat”, tetapi juga membuka babak baru ekspansi kendaraan listrik nasional di sektor transportasi publik.(chm)