- tvOnenews
Dukung Pembangunan Generasi Indonesia, Mind Id Beri Santunan Ratusan Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas
Jakarta, tvOnenews.com - Berkomitmen dan mendukung pembangunan masa depan generasi muda Indonesia, Mind Id berikan santuan atau bantuan terhadap 300 anak yatim piatu dan anak-anak penyandang disabilitas, di bulan Ramadan 2026.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan santuan. Selain itu, para anak Yatim piatu tersebut mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Ramadan seperti pembacaan kitab suci Al-Qur’an, tausiyah, berbuka puasa bersama, hingga salat tarawih berjamaah.
Kemudian, mereka juga diberikan pertunjukan boneka puppet, serta sesi cerita motivasi yang dibawakan langsung oleh Direktur Transformasi Korporasi dan Human Capital Management Mind Id, Pambudi Soenarsihanto.
Dari cerita itu, anak-anak mendapat inspiratif yang menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri mereka dalam meraih cia-cita dan menatap masa depan.
Bahkan, ada pemandangan yang begitu membanggakan, yakni saat anak-anak panti menyerahkan karya lukisannya kepada Dirut Min Id, Maroef Sjamsoeddin.
Lukisan tersebut menjadi simbol keberanian anak-anak dalam mengekspresikan diri, sekaligus pengingat bagi perusahaan akan pentingnya memberikan ruang dan dukungan berkelanjutan bagi mereka.
Pria Utama jelaskan, bahwa momentum bagi Mind Id bersama seluruh anggota grup untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menyalakan optimisme generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak anak-anak yang memiliki semangat dan harapan besar untuk meraih masa depan, sekaligus kelak berkontribusi membangun peradaban Indonesia,” jelasnya.
Bahkan ia menegaskan, nilai yang dihasilkan dari pengelolaan sumber daya alam pada akhirnya harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata yang berkelanjutan, dan dirasakan langsung.
“Pertambangan bukan sekadar menggali dan menjual sumber daya alam, melainkan memastikan manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi muda, sehingga dapat dijadikan sebagai energi bagi mereka untuk membangun peradaban masa depan yang penuh harapan,” jelas Pria. (aag)