- tvOnenews/A.R Safira
Dedi Mulyadi Akui ada Tantangan Mengasuh Anak Sekolah di Era Digital, Jawa Barat Segera Batasi Penggunaan Medsos
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar terbaru soal Jawa Barat, Dedi Mulyadi segera mengeluarkan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial (Medsos).
Kebijakan tersebut, berdasarkan peraturan pemerintah pusat yang mengeluarkan Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Dengan peraturan tersebut, Dedi Mulyadi mau membuat aturan teknis tingkat daerah yang lebih tegas sebagai turunan peraturan PP Tunas tersebut.
"Jabar akan buat turunannya. Anak-anak di bawah usia dewasa tidak dulu melakukan transaksi hubungan yang bersifat bermedia sosial, apalagi memiliki akun sendiri. Terlebih Jawa Barat sendiri sudah lama meminta anak sekolah tidak boleh bawa HP ke sekolah," katanya dikutip dari Antara, Rabu (15/4).
Alasan Kang Dedi Mulyadi atau disapa KDM itu tidak lain untuk mendukung dalam melindungi anak di bawah umur. Khususnya dalam berselancar di medsos.
Gubernur Jawa Barat ini juga menilai aturan ini bukan tanpa alasan, tapi menyikapi perkembangan saat ini yang munculnya generasi digital.
Sehingga kondisi sekarang menjadi tantangan dari para orang tua. Perlu didukung sebuah aturan agar dunia maya aman bagi anak-anak.
- tvOnenews/A.R Safira
"Salah satu problem dari masyarakat Indonesia saat ini adalah anak-anak," tegas Dedi Mulyadi.
"Bayangin saja, seorang ibu sejak kecil sudah memberikan media sosial pada anak-anaknya. Ibu memilih anak-anaknya anteng dengan HP-nya dibanding dengan mengasuh dengan tangan dan hatinya," pesannya.
Selain alasan tersebut, ternyata peraturan Pemerintah atau PP Tunas ini juga sejalan, dengan program Jawa Barat yang sudah dijalankan.
Sekadar informasi, peraturan PP Tunas ini diberlakukan mulai 28 Maret 2026. Peraturan itu mencakup pembatasan akses anak ke platform digital seperti Instagram, Facebook,Threads, X, Bigo Live, YouTube, TikTok, dan Roblox.
Bahkan KDM juga mengaku tantangan ini juga dialami olehnya dalam mengasuh buah hati bungsunya, Ni Hyang yang menurutnya mulai terpapar oleh pengaruh gadget.