news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati, Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan (Babe Haikal), Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis dan sejumlah jajaran di acara Festival Syawal 1447 H.
Sumber :
  • LPOM MUI

LPPOM MUI Gelar Festival Syawal 1447 H, Kokohkan Industri Halal dari Hulu hingga Dorong UMKM Semakin Berkelas

Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati mengatakan pihak LPPOM terus memperkuat industri yang harus dikejar dari hulu sebelum memasuki agar UMKM semakin berkelas.
Kamis, 30 April 2026 - 17:14 WIB
Reporter:
Editor :

"Toko bahan buku ini adalah salah satu mata rantai penting, bisa berbentuk toko daging, toko bahan kue, bahkan koperasi yang menjamin bahwa dari produsen hingga ke UMKM, kehalalannya tetap terjaga dengan baik," tuturnya.

Petinggi LPPOM dan MUI, BPJPH hingga menteri berpose bersama di acara Festival Syawal 1447 H
Sumber :
  • LPPOM MUI

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso memberikan apresiasi momentum Festival Syawal. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dan strategis untuk menguatkan industri halal berbasis nasional.

"Festival ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, namun momentum penting memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi Islam global," ucap Budi Santoso.

Terkait sektor ekonomi Islam, berdasarkan laporan secara global, Indonesia masih berada di peringkat ketiga dunia. Pencapaian ini tak lepas dari nilai ekspor halal mencapai 64,42 miliar dolar AS pada 2025.

Pasar domestik hingga ekspansi global harus semakint diperkuat oleh pemerintah. Upaya ini bisa melalui berbagai program, termasuk standardisasi mutu, fasilitasi branding, hingga business matching internasional.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan alias Babe Haikal turut memberikan pendapatnya. Bagi dia, salah satu fondasi penting pembangunan bangsa terletak pada halal.

"Makanan halal bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi barrier utama dalam menjaga kualitas hidup," ucap Babe Haikal.

Di Indonesia, Babe Haikal mengatakan banyak pengusaha hingga UMKM telah mengedarkan sekitar 64 juta produk. Namun, produk yang memiliki sertifikat halal hanya sebanyak 24 juta produk sehingga hal ini harus diselesaikan dengan baik.

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis turut memberikan perspektifnya. Ia mengingatkan kompleksitas produk pangan modern meningkatkan kehati-hatian.

Penetapan halal, kata dia, setidaknya harus lewat audit secara ketat. Namun prosesnya tetap menjadi kewenangan ulama yang bersinergi dengan pemerintah.

"Batas antara yang halal dan yang subhat semakin meluas," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral