news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

CEO Hyppe, Magindran.
Sumber :
  • Istimewa

Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Masyarakat termasuk Pemerintah Indonesia tengah fokus membenahi konten di platform media sosial (medsos) yang berdampak negatif bagi anak-anak maupun remaja.
Jumat, 1 Mei 2026 - 03:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat termasuk Pemerintah Indonesia tengah fokus membenahi konten di platform media sosial (medsos) yang berdampak negatif bagi anak-anak maupun remaja.

Merespons hal tersebut, perusahaan dalam negeri lantas meluncurkan aplikasi medsos Hyppe dengan rancangan ramah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Tak hanya itu, aplikasi medsos ini juga dirancang memiliki kemanan di tengah kekhawatiran dan kasus kebocoran data, penipuan, hingga konten pornografi.

“Kami ingin menghadirkan sosial media yang tidak ada pornografi, tidak ada hoaks, dan tidak ada manipulasi. Ini penting karena anak-anak bangsa adalah tulang punggung negara,” kata CEO Hyppe, Magindran, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Magindran menjelaskan aplikasi ini juga menawarkan konsep creator economy dan user economy berupa pengguna tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga bisa mendapatkan keuntungan dari aktivitas mereka di platform.

Ia memaparkan pengguna akan mendapatkan poin untuk ditukar dengan berbagai hadiah. 

Selain itu, sistem berbagi keuntungan juga diterapkan agar pengguna tidak hanya diharuskan menonton iklan tanpa imbalan.

Dari sisi keamanan, Hyppe menerapkan sistem verifikasi ketat melalui KTP dan teknologi KYC (Know Your Customer), sehingga pengguna dipastikan merupakan identitas asli.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga digunakan untuk mendeteksi konten negatif seperti pornografi, ujaran kebencian, hingga penipuan secara otomatis.

“Konten negatif akan langsung terdeteksi dan diturunkan tanpa harus menunggu laporan,” tambahnya.

Magindran memastikan perlindungan data pengguna menjadi prioritas. Ia menyebut, platform ini berada di bawah pengawasan pemerintah dan telah melalui proses audit dari kementerian terkait, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Dari sisi legalitas, Hyppe diklaim telah mengantongi izin lengkap, baik sebagai platform media sosial maupun untuk aktivitas jual beli konten digital.

Lebih jauh, Hyppe juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. 

Para pelaku usaha dapat mempromosikan produk mereka secara gratis melalui konten, bahkan langsung mengarahkan transaksi ke toko online masing-masing.

“UMKM bisa langsung jualan di platform ini tanpa biaya. Ini bentuk dukungan kami untuk ekonomi lokal,” jelasnya.(ant/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral