news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengamat Komunikasi, Agustina Widyawati, S.Sos.,M.I.Kom.
Sumber :
  • Istimewa

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 
Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB
Reporter:
Editor :

Namun, keberpihakan tersebut tetap perlu dibarengi dengan kehati-hatian dalam menyimpulkan suatu perkara, terutama ketika proses hukum belum selesai atau bukti belum sepenuhnya terungkap.

“Padahal kita sering cuma lihat sebagian kecil dari sebuah persoalan. Apalagi kalau kasusnya menyangkut figur publik, emosi publik biasanya jauh lebih kuat dibanding keinginan untuk mencari fakta secara utuh,” ungkap Widya, Senin (11/05/2026).

Ia juga menilai media sosial membuat persoalan kompleks menjadi terlihat sederhana agar mudah dikonsumsi dan memancing reaksi publik. Akibatnya, masyarakat sering sulit membedakan antara opini, dugaan, dan fakta hukum.

Dalam kajian komunikasi, kondisi tersebut dikenal sebagai trial by social media, yakni penghakiman sosial yang terjadi di ruang digital sebelum adanya keputusan hukum final. Menurut Widya, konflik rumah tangga figur publik sangat mudah berubah menjadi konsumsi massal karena memiliki unsur emosional yang kuat dan dekat dengan rasa ingin tahu masyarakat.

Ia menambahkan bahwa simpati publik terhadap perempuan dalam kasus rumah tangga sering muncul karena masyarakat melihat adanya narasi perjuangan, rasa sakit, maupun pengalaman emosional yang dianggap dekat dengan realitas banyak perempuan lainnya. Di sisi lain, citra seseorang di media juga sangat memengaruhi bagaimana publik membentuk penilaian.

“Di era digital sekarang, sesuatu yang ramai dibicarakan belum tentu sepenuhnya benar, dan sesuatu yang terlihat jelas di media belum tentu menggambarkan realitas secara utuh. Ini perlu dipahami,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:33
02:53
07:16
00:53
01:07

Viral