news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal..
Sumber :
  • Istockphoto

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Senin, 11 Mei 2026 - 23:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal

Pemanfaatan teknologi medis seperti Arthroscopy minimal invasif serta prosedur Total Knee Replacement (TKR) dan Total Hip Replacement (THR) hadir di Columbia Asia Hospital BSD sebagai solusi efektif bagi pasien yang ingin kembali aktif secara optimal.

Langkah medis ini sangat krusial mengingat dampak signifikan dari nyeri sendi terhadap keseharian seseorang. 

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, dr. Ferdinand Arden, menekankan pentingnya penanganan yang tepat untuk mengembalikan kemandirian pasien.

“Nyeri sendi kronis bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga dapat membatasi kualitas hidup seseorang,” ujar dr. Ferdinand Arden, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Columbia Asia Hospital BSD, dikutip Senin (11/5). 

“Melalui prosedur seperti Total Knee Replacement dan Total Hip Replacement, kami berupaya membantu pasien kembali bergerak dengan nyaman dan menjalani aktivitas tanpa hambatan,” tambahnya.

Di Indonesia, tantangan kesehatan terkait persendian memang cukup besar. Data dari World Health Organization (WHO) menempatkan osteoarthritis sebagai salah satu pemicu utama disabilitas pada lansia di seluruh dunia. 

Secara nasional, diperkirakan 30 persen dari penduduk berusia di atas 65 tahun menderita kondisi ini, dengan keluhan terbanyak muncul pada area panggul dan lutut.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, teknologi Arthroscopy menawarkan keunggulan berupa sayatan kecil dalam proses diagnosis dan tindakan. 

Hal ini berdampak pada minimnya rasa sakit setelah operasi serta durasi penyembuhan yang jauh lebih singkat, sehingga sangat ideal bagi pasien dengan mobilitas tinggi yang mengalami cedera pada bahu, lutut, atau pergelangan kaki.

Sedangkan bagi pasien dengan tingkat kerusakan sendi yang sudah parah, prosedur penggantian sendi lutut (TKR) dan panggul (THR) menjadi jalan keluar untuk meningkatkan kemampuan gerak secara drastis. 

Seluruh rangkaian perawatan ini, mulai dari pemeriksaan awal hingga tahap rehabilitasi, didukung oleh fasilitas medis yang modern serta tenaga ahli yang kompeten.

Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi pada kenyamanan, layanan kesehatan ortopedi saat ini berkomitmen untuk mendampingi masyarakat dalam menjaga kesehatan tulang dan sendi. 

Tujuannya adalah memastikan setiap individu tetap produktif dan dapat menikmati kualitas hidup yang baik di setiap jenjang usia. (dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:33
02:53
07:16
00:53
01:07

Viral