news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

CEO Danantara Rosan Roeslani..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Danantara Percepat Konsolidasi BUMN untuk Tingkatkan Efisiensi

CEO Danantara Rosan P. Roeslani mengungkapkan, dari total 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan.
Kamis, 25 Juni 2026 - 16:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Danantara Indonesia terus menjalankan program transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui konsolidasi sejumlah entitas usaha untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan negara.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan P. Roeslani mengungkapkan, dari total 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan.

Selain itu, sekitar 300 entitas lainnya tengah dipersiapkan untuk mengikuti proses serupa dalam waktu mendatang.

Menurut Rosan, langkah tersebut dilakukan untuk menyederhanakan struktur perusahaan, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan efektivitas operasional BUMN agar lebih kompetitif di tengah persaingan global.

Selain melakukan konsolidasi, Danantara juga mulai menjajaki pengembangan sejumlah sektor baru yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti pariwisata, industri kreatif, dan penyelenggaraan event olahraga. Sektor-sektor tersebut diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Guru Besar Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Prof. Dr. Marihot Manullang, menilai konsolidasi BUMN merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola perusahaan negara yang selama ini dinilai terlalu kompleks.

Menurut dia, penyederhanaan struktur organisasi akan mempercepat proses pengambilan keputusan sekaligus mengurangi potensi tumpang tindih fungsi antarperusahaan.

"Konsolidasi yang dilakukan Danantara merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing BUMN. Dengan struktur yang lebih ramping dan terintegrasi, BUMN dapat lebih fokus menjalankan fungsi bisnisnya," kata Marihot dalam keterangannya, Rabu (24/6).

Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata, olahraga, dan industri kreatif juga sejalan dengan kebutuhan ekonomi masa depan yang semakin mengandalkan inovasi dan penciptaan nilai tambah.

Pandangan serupa disampaikan akademisi Universitas Esa Unggul, Iswadi. Menurutnya, transformasi BUMN melalui konsolidasi dapat membuka ruang investasi yang lebih sehat sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan negara terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Konsolidasi BUMN tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka ruang investasi yang lebih sehat dan produktif,” kata Iswadi.

Ia menilai sektor-sektor baru yang tengah dijajaki Danantara memiliki efek berganda yang besar karena mampu mendorong aktivitas usaha masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:00
05:43
01:02
01:42
05:02

Viral