- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @minola6000
Kuasa Hukum Ruben Onsu Minta KPAI Fokus Periksa Dugaan Eksploitasi Anak, Sarankan Periksa Sarwendah Terlebih Dulu
"Saya kira ini yang utamanya. Kalau hal-hal yang lain itu kan hanya merupakan aksesoris saja ya, hanya kembangan-kembangan agar kita tidak fokus kepada masalah-masalah anak itu. Tapi kami tidak pernah terpancing untuk mau menanggapi, mau membahas secara mendalam hal-hal yang menyimpang dari masalah pokoknya," ujar Minola Sebayang.
Terkait berbagai isu masa lalu yang kerap dikaitkan dengan nama Ruben Onsu, seperti soal debt collector maupun KPR, Minola dengan tegas menyatakan bahwa semua itu tidak relevan dan tidak bisa dijadikan alasan untuk menghapus hak Ruben sebagai seorang ayah. Kesepakatan yang sudah dibuat di hadapan notaris harus tetap dihormati oleh semua pihak.
"Silakan saja mereka misalnya mau melebar ke sana, melebar ke sini, ya tapi kami tetap bicara tentang hak anak untuk bertemu dengan ayahnya dan hak ayah untuk bertemu dengan anaknya. Karena apapun juga persoalan yang ditarik-tarik, masalah-masalah lalu mengenai masalah debt collector, masalah KPR, itu semua tidak bisa membuat Ruben kehilangan haknya untuk bertemu dengan anaknya dan berkumpul bersama dengan anaknya, dan juga tidak menghilangkan hak anaknya untuk bisa berkumpul bersama dengan ayahnya," tegas Minola Sebayang.
Minola juga mengingatkan bahwa kesepakatan soal hak bertemu anak bukan sesuatu yang dibuat sepihak, melainkan telah disetujui bersama secara sadar oleh kedua belah pihak di hadapan notaris. Oleh karena itu, segala upaya untuk mengaburkan atau mengeliminasi hak tersebut dinilainya tidak akan berhasil.
"Apalagi dari sejak semula kedua belah pihak dengan sadar telah membuat suatu kesepakatan yang ditandatangani bersama di hadapan notaris. Ya, jadi artinya jangan melebar ke sana, melebar kemari untuk mengeliminasi haknya Ruben untuk bertemu dengan anak, berkumpul dengan anaknya. Saya kira itu tidak akan berhasil," kata Minola Sebayang.
Mengenai dugaan eksploitasi anak, Minola menilai persoalan ini adalah yang paling mendesak dan paling besar untuk segera ditangani. Ia menyebut bahwa sudah banyak bukti berupa postingan yang beredar di masyarakat, dan berbagai lembaga perlindungan anak pun telah turut menyampaikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut.