news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Waspada! Modus Baru Judi Online Serbu Kolom Komentar Media Sosial Saat Piala Dunia 2026, Komdigi Bongkar Jaringan Bot Internasional.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Waspada! Modus Baru Judi Online Serbu Kolom Komentar Media Sosial Saat Piala Dunia 2026, Komdigi Bongkar Jaringan Bot Internasional

Komdigi mengungkap modus baru promosi judi online melalui kolom komentar media sosial yang meningkat sejak Piala Dunia FIFA 2026. Simak cara kerja bot, data terbaru
Selasa, 30 Juni 2026 - 23:04 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perang melawan judi online memasuki babak baru. Jika sebelumnya promosi situs judi banyak ditemukan melalui pesan singkat, iklan digital, atau situs web ilegal, kini pelaku memanfaatkan kolom komentar media sosial sebagai "ladang" baru untuk menjaring korban. Modus ini dinilai lebih efektif karena mampu menjangkau jutaan pengguna hanya dalam hitungan menit.

Fenomena tersebut semakin marak bertepatan dengan bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026. Antusiasme masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dimanfaatkan oleh jaringan pelaku untuk menyebarkan promosi taruhan olahraga melalui akun-akun palsu yang bekerja secara otomatis. 

Tidak sedikit pengguna media sosial yang menemukan kolom komentar unggahan tokoh publik, media massa, hingga kreator konten dipenuhi tautan dan ajakan bermain judi online.

Pemerintah pun mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh komentar-komentar tersebut. Di balik ribuan akun yang tampak aktif, terdapat jaringan kejahatan digital lintas negara yang memanfaatkan teknologi bot untuk menyebarkan promosi secara masif. 

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut pola ini sebagai salah satu tantangan baru dalam pemberantasan judi online di Indonesia.

Komdigi Temukan Lonjakan Spam Judi Online hingga 128 Persen

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengungkapkan pihaknya mencatat peningkatan signifikan penyebaran komentar spam yang mempromosikan judi online di berbagai platform media sosial.

"Komdigi mencatat adanya peningkatan signifikan penyebaran komentar spam yang mempromosikan judi online pada sejumlah akun media sosial dari berbagai platform," kata Alexander dalam konferensi pers di Kantor Komdigi, Senin (29/6/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan selama dua pekan terakhir, jumlah komentar spam yang mempromosikan judi online melonjak sekitar 128 persen dibandingkan rata-rata temuan sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Menurut Alexander, lonjakan tersebut bukan terjadi secara alami, melainkan merupakan aktivitas yang terorganisasi dan dijalankan oleh jaringan lintas negara menggunakan sistem otomatis atau bot.

"Dari hasil analisis kami, hal ini menunjukkan bahwa lonjakan ini merupakan bagian dari aktivitas terorganisir transnasional yang memanfaatkan sistem otomatis atau mesin atau bot untuk memantau media sosial secara real time," ujarnya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral