news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Waspada! Modus Baru Judi Online Serbu Kolom Komentar Media Sosial Saat Piala Dunia 2026, Komdigi Bongkar Jaringan Bot Internasional.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Waspada! Modus Baru Judi Online Serbu Kolom Komentar Media Sosial Saat Piala Dunia 2026, Komdigi Bongkar Jaringan Bot Internasional

Komdigi mengungkap modus baru promosi judi online melalui kolom komentar media sosial yang meningkat sejak Piala Dunia FIFA 2026. Simak cara kerja bot, data terbaru
Selasa, 30 Juni 2026 - 23:04 WIB
Reporter:
Editor :

Sistem tersebut bekerja dengan memantau unggahan dari akun yang memiliki jumlah pengikut besar. Ketika sebuah unggahan mulai viral dan memperoleh banyak interaksi, bot secara otomatis membanjiri kolom komentar dengan promosi maupun tautan menuju situs judi online.

Komdigi menilai meningkatnya aktivitas ini berkaitan erat dengan dimulainya Piala Dunia FIFA 2026 pada 11 Juni. Ajang olahraga terbesar di dunia tersebut dimanfaatkan pelaku untuk menggencarkan promosi taruhan sepak bola kepada masyarakat.

Gunakan Akun Palsu dan Tagar agar Lolos dari Moderasi

Hasil analisis Komdigi menunjukkan bahwa promosi judi online dilakukan menggunakan ribuan akun palsu di berbagai platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok.

Untuk menghindari sistem moderasi otomatis, para pelaku terus mengubah susunan kalimat, kata kunci, hingga tagar yang digunakan dalam setiap komentar. Dengan cara tersebut, promosi tetap dapat muncul meski sebagian komentar telah dihapus oleh platform.

"Berdasarkan hasil analisis jaringan, kami menemukan adanya operasi penyebaran komentar spam judi online yang terhubung dengan berbagai platform judi online, salah satunya tagar Rawitbet melalui sistem afiliasi," kata Alexander.

Komdigi juga menemukan indikasi bahwa aktivitas tersebut dikendalikan secara terkoordinasi oleh jaringan yang berbasis di India dan Brasil. Jaringan tersebut mampu mengirimkan ribuan komentar promosi hanya dalam waktu singkat, terutama pada akun media sosial yang memiliki jangkauan publik tinggi.

Melihat perkembangan tersebut, Komdigi terus berkoordinasi dengan perusahaan penyelenggara platform digital. Alexander menyebut komentar promosi judi online paling banyak ditemukan pada platform milik Meta, yakni Instagram dan Facebook.

"Kami merencanakan akan segera bertemu perwakilan Meta untuk menindaklanjuti hal ini, dan bagi platform lainnya, kami imbau untuk terus memperketat pengawasan judi online di platform digital masing-masing," ujarnya.

Selain menggandeng penyedia platform digital, Komdigi juga memperkuat kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan digital lintas negara.

"Kami semua siaga dalam memberantas kejahatan digital transnasional ini," tegas Alexander.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral