- Istimewa
Pelaku UMKM Alami Peningkatan Omzet Siginifikan Usai Jalani Program Inkubasi
Melalui pendampingan, ia mulai mampu menyusun Business Model Canvas, memperbaiki operasional usaha, menerapkan digitalisasi pencatatan keuangan, memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar, hingga melakukan evaluasi bisnis secara lebih sistematis.
“Program ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri saya sebagai pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Indah Purnamasari, pemilik Ninu Culinary, juga mencatat peningkatan omzet dari Rp7 juta menjadi Rp9 juta setelah mengikuti program inkubasi.
Pelaku usaha kuliner yang memulai bisnisnya sejak 2016 itu mengaku sebelumnya belum memiliki visi bisnis jangka panjang, pencatatan keuangan belum tertata, dan inovasi produk masih terbatas.
Pendampingan yang diterimanya mendorong perubahan cara mengelola usaha, mulai dari menyusun strategi pengembangan produk, membangun sistem pencatatan keuangan yang lebih rapi, hingga membuka diri terhadap inovasi dan kolaborasi dengan pelaku UMKM lainnya.(raa)