news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani..
Sumber :
  • Dok. Setpers

Rosan Sebut Kepercayaan Investor pada Danantara Dorong Peluang Kemitraan Global

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mencatat meningkatnya minat investor asing untuk menjalin kerja sama dalam sejumlah proyek investasi di Indonesia. 
Minggu, 12 Juli 2026 - 21:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mencatat meningkatnya minat investor asing untuk menjalin kerja sama dalam sejumlah proyek investasi di Indonesia. 

CEO BPI Danantara Rosan P. Roeslani mengatakan, ketertarikan tersebut muncul seiring upaya pemerintah memperluas diplomasi ekonomi dan memperkenalkan berbagai peluang investasi kepada mitra internasional.

Menurutnya, Danantara menjadi mitra strategis yang banyak dicari oleh investor asing tidak terlepas dari peran Presiden Prabowo yang aktif mendukung Danantara dalam momentum-momentum Internasional.

"Kami memiliki portofolio dan proyek yang sangat menarik bagi modal asing," ujar Rosan di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Rosan, kerja sama dengan investor global tidak hanya bertujuan menarik tambahan modal, tetapi juga membuka peluang alih teknologi, memperluas jejaring bisnis internasional, serta mempercepat transformasi badan usaha milik negara (BUMN) melalui investasi pada sektor-sektor strategis.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah agenda Presiden Prabowo Subianto yang menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Thailand periode 2001–2006 sekaligus Dewan Penasihat BPI Danantara, Thaksin Shinawatra. 

Pertemuan itu juga dihadiri Rosan bersama Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, Chief Technology Officer (CTO) Sigit Puji Santosa, serta Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta bertukar pandangan mengenai perkembangan ekonomi global dan peluang kolaborasi yang dapat memperkuat kerja sama investasi di kawasan ASEAN. Sejumlah isu yang dibahas meliputi pengembangan sektor prioritas, percepatan hilirisasi industri, penguatan tata kelola perusahaan, hingga transformasi digital.

"Di tengah lanskap ekonomi yang terus berubah, kemitraan yang dibangun atas dasar saling percaya dan kepentingan bersama menjadi fondasi penting untuk menghadirkan investasi berkualitas, memperkuat daya saing, dan membuka lebih banyak peluang pertumbuhan bagi Indonesia," kata Rosan.

Menurut Rosan, perluasan kemitraan internasional menjadi bagian dari strategi Danantara untuk memperkuat ekosistem investasi nasional. 

Langkah tersebut pun diharapkan dapat memperluas akses terhadap teknologi, praktik terbaik global, serta sumber pembiayaan yang mendukung transformasi BUMN dan pembangunan ekonomi jangka panjang.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral