news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Basis Pas Band, Bambang Sutrisno (depan)..
Sumber :
  • Instagram @tris_noize

Kondisi Trisno Pas Band Mengkhawatirkan, Fungsi Ginjal Tinggal 5 Persen Harus Rutin Cuci Darah

Kondisi Trisno Pas Band disebut cukup serius karena fungsi ginjalnya hanya tersisa sekitar 5 persen sehingga mengharuskannya menjalani cuci darah secara rutin.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar kurang menggembirakan datang dari dunia musik Tanah Air. Basis Pas Band, Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno, kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah didiagnosis mengalami gagal ginjal. Kondisinya disebut cukup serius karena fungsi ginjalnya hanya tersisa sekitar 5 persen sehingga mengharuskannya menjalani cuci darah secara rutin.

Perkembangan kondisi Trisno diungkapkan oleh rekan satu bandnya, Sandy Andarusman. Menurut drummer Pas Band tersebut, tanda-tanda penurunan kesehatan sang basis sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Namun, Trisno dikenal sebagai sosok yang enggan memeriksakan diri secara menyeluruh ke dokter.

"Sebenernya sudah beberapa tahun ini kami melihat ada yang enggak beres sama kesehatan Trisno, seperti kaki yang membengkak, agak kurus. Tapi memang Trisno itu rock n roll banget, enggak mau benar-benar periksa ke dokter," kata Sandy kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/7/2026).

Sandy mengungkapkan bahwa beberapa bulan sebelum dirawat, Trisno sempat menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter menemukan adanya gangguan pada organ hati serta tekanan darah tinggi. Meski begitu, kondisi tersebut belum mengarah pada dugaan gagal ginjal.

"Hasil pemeriksaan beberapa bulan lalu memang ada indikasi gangguan di liver dan darah tinggi," ucapnya.

Situasi berubah drastis sekitar sepekan lalu. Kondisi fisik Trisno terus melemah hingga akhirnya rekan-rekan Pas Band memutuskan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan lanjutan, dokter mendiagnosis Trisno mengalami gagal ginjal stadium berat. Fungsi ginjalnya yang tersisa hanya sekitar 5 persen membuat tim medis segera melakukan tindakan cuci darah untuk membantu menjaga kondisi tubuhnya.

"Baru minggu lalu akhirnya benar-benar kita bawa ke rumah sakit karena sudah lemah di rumah. Akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5 persen, dan harus cuci darah," jelas Sandy.

Tak hanya berjuang melawan gagal ginjal, Trisno juga menghadapi masalah kesehatan lain yang tak kalah serius. Dokter menemukan adanya sumbatan pada pembuluh darah di bagian kepala yang berpotensi memicu stroke apabila tidak segera ditangani.

Karena kondisi tersebut, tim medis memutuskan melakukan tindakan operasi untuk menghentikan sumbatan yang ditemukan.

"Yang bikin lebih berat karena ada sumbatan darah di kepala yang bisa ke arah stroke, maka dilakukan operasi penghentian sumbatan," lanjutnya.

Pascaoperasi, kondisi Trisno masih berada dalam pengawasan ketat tim dokter. Sandy mengatakan proses pemulihan membutuhkan suasana yang tenang sehingga pihak keluarga dan rumah sakit membatasi jumlah orang yang dapat menjenguk.

Menurutnya, pembatasan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko yang dapat memengaruhi kondisi Trisno setelah menjalani operasi.

"Kunjungan benar-benar dibatasi karena masih rawan kejang akibat operasi kalau terlalu aktif berpikir," katanya.

Meski salah satu personelnya tengah menjalani perawatan intensif, aktivitas Pas Band untuk sementara waktu tetap berlangsung. Sandy menjelaskan bahwa sejumlah jadwal manggung yang telah disepakati tetap dijalankan dengan bantuan pemain bass pengganti.

"Jadwal Pas Band masih berjalan dengan bassist pengganti," ujar Sandy.

Sementara itu, fokus utama keluarga dan rekan-rekan Trisno kini adalah memastikan proses penyembuhannya berjalan optimal. Selain menjalani perawatan pascaoperasi, Trisno juga masih harus rutin menjalani terapi cuci darah sebagai bagian dari penanganan gagal ginjal yang dialaminya.

Sandy menyebut peluang transplantasi ginjal juga mulai dipertimbangkan sebagai salah satu opsi medis apabila kondisi Trisno memungkinkan untuk menjalani prosedur tersebut.

"Kondisi terakhir masih intens cuci darah sampai ada kemungkinan untuk cangkok ginjal," tutupnya. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:59
01:29
04:17
05:51
07:09

Viral