- Instagram @amandamanopo.
Tak Cuma Tubuh yang Berubah Drastis, Amanda Manopo Alami Mommy Brain Usai Melahirkan: Untung Aku Gak Lupa Anak Aku Siapa!
Jakarta, tvOnenews.com - Menjadi seorang ibu membawa banyak kebahagiaan bagi Amanda Manopo. Namun di balik momen membesarkan putra pertamanya, aktris tersebut mengaku harus menghadapi berbagai perubahan pada tubuh yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Dalam perbincangan di kanal YouTube Raditya Dika, Amanda blak-blakan menceritakan bagaimana kondisi fisik dan mentalnya berubah setelah melahirkan. Menurutnya, ia sempat mengira semua tantangan akan berakhir begitu proses persalinan selesai. Kenyataannya, fase setelah melahirkan justru menjadi perjalanan baru yang penuh adaptasi.
"Setelah aku melahirkan, aku pikir kayak sudah selesai, kayak mungkin aku bisa balik lagi kayak aku yang dulu. Oh ternyata nggak," ungkap Amanda Manopo dikutip Selasa (28/7/2026).
Amanda menjelaskan bahwa aktivitas menyusui memberikan dampak yang cukup besar terhadap kondisi tubuhnya. Selain harus menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, ia juga merasakan berbagai keluhan fisik yang muncul hampir setiap hari.
Ia mengaku tubuhnya sering terasa pegal, mudah masuk angin, hingga mengalami perubahan pada kondisi kulit yang membuatnya terkejut.
"Menyusui itu juga bikin badan pegal-pegal, masuk angin, rambut rontok, muka kusam, kering. Kering, aku nggak ngerti kenapa itu kering sampai ngelepas-lepas gitu kulitnya," curhatnya.
Tak hanya kulit wajah yang berubah, Amanda juga melihat perubahan warna kulit di beberapa bagian tubuh selama masa kehamilan. Pigmentasi yang menggelap di area lipatan tubuh sempat membuatnya kehilangan rasa percaya diri.
"Di trimester ketiga itu aku sempat kayak hitam-hitam di leher, terus kayak lipatan-lipatan itu banyak yang lebih gelap daripada sebelumnya," jelasnya.
Keluhan lain yang paling membuat Amanda khawatir adalah kerontokan rambut. Ia mengaku jumlah rambut yang rontok setiap kali keramas sempat membuatnya takut mengalami kebotakan.
"Rambut rontok. Aku jadi kalau keramas itu sampai aku giniin, ini rambut semua isinya. Aku takut botak waktu itu," imbuhnya.
Karena pengalaman tersebut, Amanda kini memperlakukan rambutnya dengan jauh lebih hati-hati. Ia mengubah kebiasaan saat keramas agar tidak memperparah kerontokan yang dialaminya.