news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pesan Terakhir untuk Sang Istri Berujung Duka, Perantau Asal Sinjai Tewas Diamuk Massa Usai Dituduh Mencuri Motor.
Sumber :
  • Tangkapan layar X

Pesan Terakhir untuk Sang Istri Berujung Duka, Perantau Asal Sinjai Tewas Diamuk Massa Usai Dituduh Mencuri Motor

Tangis keluarga mengiringi kepulangan jenazah perantau asal Sinjai yang tewas diduga dikeroyok massa di Morowali karena dituduh mencuri motor. Simak kronologi
Selasa, 28 Juli 2026 - 19:25 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Suasana haru menyelimuti Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, saat ambulans yang membawa jenazah Wawan Setiawan (33) tiba pada Senin (27/7/2026) pagi. Isak tangis keluarga, kerabat, dan warga pecah ketika peti jenazah diturunkan. 

Perantau yang berangkat mencari nafkah itu akhirnya pulang ke kampung halaman dalam keadaan tak bernyawa setelah diduga menjadi korban amuk massa di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahaya aksi main hakim sendiri yang masih kerap terjadi di berbagai daerah. 

Wawan Setiawan, yang juga dikenal dengan nama Wawan Sudirman, diduga dikeroyok ratusan orang setelah dituduh mencuri sepeda motor. 

Ironisnya, keluarga menyebut korban tidak memiliki catatan kriminal dan menjadi tulang punggung keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Perantau yang Pergi Mencari Nafkah, Pulang Menjadi Jenazah

Setiawan diketahui baru sekitar tujuh bulan merantau ke kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali. 

Ia bekerja di salah satu perusahaan industri dengan harapan memperoleh penghasilan yang lebih baik untuk menghidupi keluarga.

Kepala Desa Kompang, Ansar, yang juga merupakan paman korban, mengatakan keponakannya memikul tanggung jawab besar setelah kehilangan kedua orang tuanya.

"Dia adalah tulang punggung keluarga," kata Ansar.

Menurutnya, ibu korban meninggal dunia pada 2011 ketika Setiawan masih duduk di bangku SMA. Sementara sang ayah wafat pada Januari 2026. 

Sejak saat itu, Setiawan menjadi harapan keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan hidup istrinya, Nurhaliza, dan adiknya.

Setiawan dan Nurhaliza telah membina rumah tangga selama enam tahun. Meski belum dikaruniai anak, keduanya dikenal hidup harmonis. 

Sebelum meninggal dunia, korban sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada istrinya. Dalam percakapan itu, ia mengaku rindu dan ingin segera pulang karena sudah hampir tujuh bulan tidak bertemu.

Namun kerinduan tersebut tak pernah terwujud. Jenazah Setiawan tiba di rumah duka sekitar pukul 08.00 WITA menggunakan ambulans milik BPD KKSS Morowali.

Ratusan warga telah menunggu kedatangannya sebelum mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di belakang rumah keluarga, berdampingan dengan makam sang ayah.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:36
06:17
01:30
01:27
01:35
05:13

Viral