News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Rabu, 9 September 2026 - 03:59 WIB
Dikira Begal, 2 Pria di Bekasi Diamuk Warga hingga Berpelukan
Sumber :
  • istimewa

Bekasi, tvOnenews.com - Viral di media sosial video dua pria yang dikerumuni dan dipukuli warga di Pasar Cibenda, Sirnajaya, Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Kedua pria itu tampak berpelukan ketika menjadi sasaran amukan massa. Mereka diketahui merupakan kakak-adik bernama Fauzi dan Erman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga mengira keduanya sebagai pelaku begal hingga akhirnya menghakiminya.

Polisi masih mendalami kejadian tersebut. Saat diamankan, kondisi keduanya disebut belum sepenuhnya sadar karena diduga dalam pengaruh alkohol.

“Pelaku adik-kakak ini. Kan belum ditanya-tanya karena keadaannya belum sadar, gegara mabuk arak Bali,” ujar Kapolsek Serang Baru, AKP Huntal Sibarani, Selasa (8/9/2026).

Dikira Begal, 2 Pria di Bekasi Diamuk Warga hingga Berpelukan
Dikira Begal, 2 Pria di Bekasi Diamuk Warga hingga Berpelukan
Sumber :
  • istimewa

Kronologi

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.

Saat melintas, Fauzi yang diduga sedang dipengaruhi alkohol tiba-tiba berjalan ke tengah jalan dan menghalangi laju motor Ulan.

"Tiba-tiba pelaku yang sedang dipengaruhi alkohol berjalan ke tengah jalan dan menghalangi laju sepeda motor korban. Karena situasi sepi, saksi korban panik dan sepeda motornya tergelincir dari jalan yang dicor hingga terjatuh," kata dia.

Fauzi disebut sempat membantu Ulan setelah terjatuh. Namun, korban kemudian menghubungi rekannya dan menceritakan kejadian tersebut.

Saat hendak pulang, Ulan bersama rekannya kembali melihat Fauzi dan Erman. Keduanya kemudian diteriaki sebagai begal hingga warga berdatangan.

Teriakan tersebut membuat situasi berubah menjadi keributan. Warga kemudian mengamankan Fauzi dan Erman, namun keduanya justru menjadi sasaran penghakiman.

Dalam video yang beredar, Fauzi dan Erman terlihat dikelilingi sejumlah warga. Keduanya tampak berpelukan saat mendapat pukulan dari massa.

"Saksi langsung berteriak 'begal' dan banyak warga berdatangan mengamankan pelaku. Warga menghakimi pelaku," kata dia.

Petugas Patroli Polsek Serang Baru kemudian turun tangan untuk menghentikan aksi warga dan membawa kedua kakak-adik tersebut ke kantor polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Huntal mengatakan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Fauzi dan Erman belum dapat dilakukan karena kondisi mereka belum sadar akibat pengaruh alkohol.

Polisi masih melakukan pengusutan untuk mengetahui secara utuh peristiwa yang bermula dari motor korban yang terjatuh hingga berujung pada dua kakak-adik tersebut diamuk warga karena dituding sebagai begal. (Foe Peace Simbolon)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menekankan bahwa keberhasilan mitigasi kekeringan di sektor pertanian tidak boleh hanya diukur dari banyaknya alat atau pompa air yang disalurkan ke daerah.
Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Di kaki perbukitan Bungbulang, Garut, Jawa Barat, Susanti membangun usaha gula aren yang dinamai Gasebu, singkatan dari Gula Semut Bungbulang.
Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Febrie menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam lamanya. Tim 9 Kejagung mencecarnya dengan kurang lebih 22 pertanyaan terkait perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Lensa Berbicara: Empat Saksi Dihadirkan, Yaqut Simak Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Lensa Berbicara: Empat Saksi Dihadirkan, Yaqut Simak Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. 
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 

Trending

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan yang Kembali terjadi antara Amerika Serikat dan Iran, telah meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan terganggunya pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Selengkapnya

Viral