news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aroma Tak Sedap dari Kamar Kos Ungkap Penemuan Jasad ASN Bandar Lampung.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Aroma Tak Sedap dari Kamar Kos Ungkap Penemuan Jasad ASN Bandar Lampung

Jasad seorang ASN ditemukan membusuk di kamar kos Bandar Lampung setelah warga mencium bau menyengat. Polisi menduga korban meninggal karena hal ini
Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Aroma menyengat yang berasal dari sebuah kamar kos di Jalan Urip Sumoharjo, Gang Sungai 7, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, membuat warga sekitar geger. 

Bau tidak biasa tersebut akhirnya mengarah pada temuan mengejutkan: seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial SW (52) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Kecurigaan warga muncul setelah melihat banyak lalat keluar dari jendela kamar korban yang telah tertutup selama beberapa hari. 

Setelah dilakukan pengecekan, warga mendapati sumber bau berasal dari dalam kamar tempat SW tinggal seorang diri. Laporan kemudian diteruskan kepada pemilik kos, ketua RT, hingga pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan mengatakan, laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polresta Bandar Lampung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Setelah dicek, warga melihat banyak lalat keluar dari jendela kamar korban. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kos, diteruskan ke ketua RT dan Bhabinkamtibmas hingga akhirnya anggota kami bersama tim identifikasi mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP," kata Pandiangan, Minggu (2/8/2026).

Polisi Temukan Barang Korban, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Saat petugas membuka kamar kos tersebut, SW ditemukan sudah tidak bernyawa. Kondisi tubuh korban yang telah mengeluarkan bau menyengat membuat polisi memperkirakan korban meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban yang masih berada di dalam kamar. 

Barang tersebut di antaranya dompet berisi uang tunai Rp500 ribu dan dokumen identitas, dua unit telepon genggam, satu laptop, serta satu sepeda motor.

Korban diketahui merupakan penghuni kos yang tinggal seorang diri. Polisi memastikan hingga pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Jenazah SW kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk menjalani pemeriksaan medis. 

Namun, pihak keluarga memilih tidak melakukan autopsi dan hanya memberikan persetujuan untuk visum luar.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Mereka tidak berkenan dilakukan autopsi dan hanya meminta visum luar. Selanjutnya jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman," ujar Pandiangan.

Dugaan ASN Meninggal karena Sakit

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga SW meninggal dunia akibat masalah kesehatan yang dialaminya. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan sejumlah rekan kerja yang menyebut korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya beberapa hari sebelum ditemukan meninggal.

Menurut informasi yang diterima kepolisian, SW mulai merasakan gangguan kesehatan sejak Senin (27/7/2026). Meski demikian, korban masih menjalankan aktivitas seperti biasa, termasuk melakukan perjalanan dinas ke wilayah Kelumbayan, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (30/7/2026).

"Korban memang sempat mengeluhkan sakit beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit," jelas Pandiangan.

Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan indikasi adanya tindakan kriminal.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan sekitar, terutama terhadap warga yang tinggal sendiri. 

Keberadaan tetangga yang peka terhadap perubahan kondisi sekitar akhirnya membantu mengungkap keberadaan korban setelah beberapa hari tidak diketahui. (udn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:51
04:45
01:30
01:23
06:42
38:14

Viral