news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Langit Biru.
Sumber :
  • Unsplash/ Vlad Kutepov

Benarkah Bumi Diam-diam Kehilangan Oksigen? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Selama miliaran tahun, atmosfer planet ini relatif stabil dengan kandungan oksigen sekitar 21 persen, cukup untuk mendukung kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Senin, 3 Agustus 2026 - 11:10 WIB
Reporter:
Editor :

Namun, tidak ada bukti bahwa atmosfer Bumi saat ini sedang mengalami penurunan oksigen secara drastis hingga mengancam manusia dalam waktu dekat.

Hal yang justru menjadi perhatian ilmuwan saat ini adalah penurunan kadar oksigen di lautan (ocean deoxygenation).

Laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyebut pemanasan global menyebabkan air laut menjadi lebih hangat dan lebih sedikit mampu melarutkan oksigen. Kondisi ini telah memengaruhi berbagai ekosistem laut dan menjadi salah satu dampak perubahan iklim yang terus dipantau para peneliti.

Kehidupan di Bumi akan berubah
Penelitian di Nature Geoscience memperkirakan bahwa ketika kadar oksigen turun drastis di masa depan, atmosfer Bumi akan kembali menyerupai kondisi sebelum Great Oxidation Event, yakni periode sekitar 2,4 miliar tahun lalu ketika oksigen mulai melimpah berkat aktivitas mikroorganisme fotosintetik.

Atmosfer masa depan diperkirakan akan didominasi gas seperti metana dengan kadar oksigen yang sangat rendah. Jika skenario tersebut benar terjadi, sebagian besar bentuk kehidupan kompleks, termasuk manusia, tidak akan mampu bertahan.

Namun, para peneliti menegaskan bahwa perubahan tersebut baru diperkirakan terjadi dalam rentang waktu sekitar 1 miliar tahun dari sekarang.

Bagi kehidupan saat ini, prediksi tersebut tidak perlu menjadi sumber kekhawatiran. Para ilmuwan menegaskan bahwa ancaman terbesar terhadap manusia dalam beberapa abad mendatang bukanlah hilangnya oksigen atmosfer, melainkan dampak perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, polusi, serta kerusakan ekosistem.

Meski demikian, penelitian ini memberikan gambaran penting bahwa atmosfer Bumi tidak bersifat permanen. Seperti halnya bintang dan planet, kondisi yang memungkinkan kehidupan juga memiliki siklus dan akan berubah seiring perjalanan waktu.

Dengan kata lain, Bumi memang diperkirakan akan kehilangan oksigennya suatu hari nanti. Namun, proses itu merupakan bagian dari evolusi alami planet yang berlangsung sangat lambat dan bukan ancaman yang akan dihadapi umat manusia dalam waktu dekat.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:56
05:54
18:02
05:11
01:13

Viral