- tvOnenews - adinda
Jemput Nurjanah Usai Jalan Kaki Cari Anaknya yang Hilang di Tangsel, Kini Polisi Terjunkan Anggota Cari Ario
Jakarta, tvOnenews.com - Polsek Pinang telah menerima pelayangan laporan anak hilang bernama Ario Pratama Danianto (10) yang dikaporkan oleh ibunya, Nurjanah (41). Peristiwa ini terjadi di wilayah Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, sejak Minggu (2/8/2026).
Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko mengatakan, laporan dilayangkan langsung oleh ibu korban, pada Senin (3/8/2026).
“Saya Kapolsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota. Sore tadi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada warga kami, warga Kunciran atas nama Ibu Nurjanah yang melaporkan anaknya meninggalkan rumah kemarin,” ucap Adityo, kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
Lebih lanjut Adityo menerangkan, ibu korban sempat mencari keberadaan anaknya sampai ke daerah Pondok Aren dengan berjalan kaki.
“Yang bersangkutan sampai mencari anaknya ke daerah Pondok Aren. Yang bersangkutan jalan kaki dari Kunciran sampai dengan Pondok Aren,” terang Adityo.
Kemudian usai mendapatkan informasi dari masyarakat, pihak kepolisian menjemput Nurjanah dan diarahkan ke Polsek Pinang untuk dibuatkan surat laporan anak meninggalkan rumah.
“Kami yang pasti merespon terhadap semua laporan masyarakat, yang pertama kami menjemput yang bersangkutan karena yang bersangkutan jalan kaki dari Kunciran sampai dengan Pondok Aren. Kemudian kami bawa ke Polsek Pinang untuk buatan laporan dan kami antarkan juga sampai dengan ke rumahnya,” terangnya.
Selanjutnya, Adityo menerjunkan sejumlah anggota untuk melakukan pencarian terjadap Ario. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan.
“Kami sudah menggerakkan anggota kami untuk membantu mencari putranya. Dan mudah-mudahan minta doanya agar anak ini cepat ketemu dan bisa bersama-sama lagi dengan keluarga ataupun orang tuanya,” jelas Adityo.
“Kami menghimbau kepada orang tua untuk menjaga anaknya, berhati-hati lagi anaknya apabila bermain mesti melihat juga jam-jamnya, dan segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau yang sekarang ada respons kami di 110 agar anggota kami segera turun ke lapangan dan melayani masyarakat,” sambungnya.
Untuk diketahui, Nasib nahas menimpa wanita bernama Nurjanah (41) yang mengalami musibah, usai putranya bernama Ario Pratama Danianto (10) diduga hilang sejak Minggu (2/8/2026).
Sambil membawa kertas yang didalamnya terdapat foto putra sulungnya, Nurjanah sambil menangis melaporkan kejadian ke pos polisi di wilayah Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Nurjanah menceritakan detik-detik Ario meninggalkan rumah yang berujung belum ditemukan hingga saat ini.
Wanita berusia 41 tahun ini mengaku awalnya anaknya izin keluar rumah untuk jajan di warung yang terletak di samping rumahnya.
Bahkan Nurjanah sempat berpesan agar Ario tidak terlalu lama berada di luar rumah. Sebab, khawatir ayahnya yang hendak pulang ke rumah selepas kerja mencarinya dan marah.
“Dia (bilang) “mah sebentar doang mau jajan”, kata dia, saya ucap “ya udah jangan lama-lama nanti bapak pulang marah-marah”, saya bilang itu. Ario ngomong “iya udah”. Udah pergi, terus balik lagi,” ucap Nurjanah, kepada wartawan, dikutip Selasa (4/8/2026).
Melihat Ario yang keluar tak lama, Nurjanah bertanya-tanya. Kemudian Ario menjelaskan bahwa warung yang dituju tutup, sehingga dirinya kembali ke rumah.
“Lah, emang cepat banget kan dia ke warung, saya bilang gitu. “Emang warungnya belum buka?”, saya kata gitu, kata dia “Heem” terus dia bilang, “orang warungnya belum buka”. Terus tuh dia duduk,“ jelas Nurjanah.
Setelahnya Nurjanah mengaku kembali mengizinkan Ario keluar rumah untuk jajan. Saat itu, dirinya juga tengah sibuk membuatkan susu untuk adik Ario yang sedang sakit.
Kemudian Nurjanah kembali memberikan pesan ke Ario untuk segera kembali ke rumah usai jajan. Saat Nurjanah berada di kamar, dirinya memanggil Ario, namun tidak terdengar sautan dari mulut Ario. Selain itu Nurjanah juga mengecek ke luar rumah dan tidak melihat ada jejak Ario.
Saat ayahnya pulang, Nurjanah ditanya soal keberadaan anaknya. Kemudian Nurjanah mengatakan bahwa anaknya tengah jajan. Namun tak disangka, anaknya tidak ada.
Ayah Ario bergegas menyuruh Nurjanah untuk membantu mencari ke warung. Tetapi saat dilihat, warung tersebut dalam keadaan tutup. Bahkan dirinya sempat menanyakan ke pemilik warung, dan diakui tidak melihat Ario.
Setelahnya ayah dan ibu Ario terus mencari keberadaan Ario hingga sore hari, namun tak kunjung ditemukan. Bahkan pencarian juga telah dilakukan ke rumah neneknya, hingga ke beberapa grup RT, serta ke sekolah. (ars/aag)