news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim periset KR NEXUS FIB UI melakukan penelitian di kawasan Candi Cangkuang, Garut, Jawa Barat..
Sumber :
  • Istimewa

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.
Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kelompok Riset Budaya, Media, Saintek, dan Lingkungan (KR NEXUS) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), pada Oktober 2025 lalu, melakukan penelitian di kawasan Candi Cangkuang, Garut, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari realisasi Hibah Semaian FIB UI melalui penelitian yang berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif dan sejarah lokal.

Penelitian dilaksanakan oleh kelompok penelitik yang terdiri atas Dr. Linda Sunarti, S.S., M.Hum. selaku ketua, bersama Dr. Raisye Soleh Haghia, S.Hum., M.Hum., Dr. Noor Fatia Lastika Sari, S.Hum., M.Hum., dan Laras Setyaningsih, S.Hum., M.Hum.

Sampai saat ini, pembuatan artikel jurnal dari riset tersebut direncanakan akan dikirim ke konferensi internasional. Selain itu, policy brief mengenai pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Candi Cangkuang masih terus dimatangkan.

Mengangkat Potensi Kawasan Candi Cangkuang

Alasan dipilihnya Candi Cangkuang sebagai objek penelitian karena kawasan ini dinilai memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang tidak hanya tercermin melalui keberadaan artefak candi saja.

Lebih dari itu, Kelompok Riset FIB UI ini berupaya menyorot kehidupan masyarakat adat Kampung Pulo serta berbagai ingatan dan pengetahuan lokal yang diwariskan antargenerasi.

Dr. Linda Sunarti selaku Ketua KR NEXUS menerangkan, keberadaan situs sejarah dan komunitas lokal tersebut menjadi bagian penting dalam memahami bagaimana warisan budaya dapat dikelola dan dikembangkan sebagai bagian dari pariwisata yang berkelanjutan.

"Dalam pelaksanaan penelitian, tim melakukan wawancara mendalam dengan masyarakat adat Kampung Pulo, yang saat ini dihuni oleh 19 orang. Wawancara dilakukan untuk menggali berbagai pengetahuan, pengalaman, cerita, serta memori kolektif masyarakat yang berkaitan dengan sejarah Kampung Pulo dan kawasan Candi Cangkuang," ujar Linda dalam paparan tertulisnya, Rabu (12/8/2026).

Salah satu agenda penelitian ini adalah melakukan wawancara dengan sejumlah informan yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan tradisi Kampung Pulo.

Salah satu informan yang ditemui adalah Nini Omoh, yang merupakan salah satu keturunan dari Mbah Dalem Arief Muhammad, tokoh yang memiliki posisi penting dalam sejarah dan memori kolektif masyarakat Kampung Pulo.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
10:25
04:20
02:32
05:01
25:05

Viral