news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

VKTR turut berkontribusi sebagai panelis dalam sesi "Transport Decarbonization and Energy Sovereignty: Building a Low-Carbon Mobility Ecosystem for Indonesia", yang diwakili oleh Erika M. Hamizar, selaku Direktur..
Sumber :
  • VKTR

VKTR Dorong Elektrifikasi Kendaraan Komersial sebagai Penggerak Dekarbonisasi Transportasi dan Ketahanan Energi Nasional

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), pionir kendaraan listrik komersial di Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan elektrifikasi transportasi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas rendah karbon.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:34 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), pionir kendaraan listrik komersial di Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan elektrifikasi transportasi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas rendah karbon sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi VKTR dalam gelaran Indonesia Intelligent Transport Summit 2026 (IITS) yang mengangkat tema "An Economic Leap through Intelligent Transport Decarbonization", di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta, Kamis (20/8). 

Dalam gelaran tersebut, VKTR turut berkontribusi sebagai panelis dalam sesi "Transport Decarbonization and Energy Sovereignty: Building a Low-Carbon Mobility Ecosystem for Indonesia", yang diwakili oleh Erika M. Hamizar, selaku Direktur, yang membahas peran elektrifikasi kendaraan komersial dalam menekan konsumsi bahan bakar fosil sekaligus menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia. 

Erika menyampaikan bahwa kendaraan komersial memiliki posisi strategis dalam mendorong pengurangan konsumsi BBM nasional karena tingkat utilisasinya yang tinggi. "Elektrifikasi satu armada bus atau truk dapat menggantikan konsumsi BBM yang sangat besar setiap tahunnya, sehingga manfaat ekonominya juga lebih cepat terlihat. Dalam skala yang lebih luas, elektrifikasi kendaraan komersial dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan permintaan BBM nasional." 

IITS sendiri merupakan platform strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, investor, inovator, serta komunitas transportasi untuk mendorong transformasi mobilitas yang lebih cerdas, aman, inklusif, dan berkelanjutan. Mengusung tema “Global-South Mobility Atlas: An Economic Leap through Intelligent Transport Decarbonization,” IITS 2026 menempatkan transformasi transportasi di negara-negara Global South sebagai bagian penting dari agenda pertumbuhan ekonomi sekaligus percepatan dekarbonisasi.  

Rangkaian IITS 2026 berlangsung selama dua hari, dengan agenda utama di The Tribrata Hotel, Jakarta, serta kegiatan lanjutan di Cengkareng Heliport, Tangerang. Melalui diskusi kebijakan, sesi industri, kolaborasi strategis, dan showcase teknologi, IITS 2026 mengangkat lima fokus utama, yaitu Green Dividend, Energy Sovereignty, Equitable Transition, Green Investment, dan Intermodal Mobility. Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara kebijakan dan inovasi industri sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi untuk mempercepat implementasi transportasi rendah karbon di Indonesia dan kawasan Global South. 

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
05:04
02:13
01:19
05:09
01:29

Viral