- Tangkapan layar instagram viralforjustice
Diduga Matel, Video Viral Dua Pria Terekam Masuk Kolong Mobil di GBK hingga Bikin Warga Resah
tvOnenews.com - Video yang memperlihatkan dua pria diduga debt collector atau mata elang (matel) beraktivitas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mendadak menjadi perhatian publik.
Salah satu pria dalam rekaman bahkan terlihat masuk ke kolong sebuah mobil. Aksi tersebut memunculkan dugaan bahwa mereka sedang mencari atau memeriksa nomor rangka kendaraan.
Rekaman itu kemudian menyebar di media sosial dengan narasi bahwa kedua pria tersebut merupakan matel yang sedang melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang diduga menjadi objek pembiayaan. Belum ada kepastian mengenai identitas keduanya maupun alasan sebenarnya mereka berada di lokasi tersebut.
Karena informasi dalam video belum sepenuhnya terverifikasi, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memilih melakukan penelusuran.
Polisi kini menganalisis rekaman untuk mengetahui aktivitas yang sebenarnya dilakukan dan memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana.
Dengan demikian, narasi yang berkembang di media sosial belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan mengenai tindakan kedua pria tersebut.
Video Viral Bikin Warga Bertanya-tanya
Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua orang berada di sekitar kendaraan. Salah satunya tampak merunduk dan masuk ke bagian bawah mobil.
Narasi yang menyertai video menyebut tindakan tersebut sebagai upaya menggesek atau mencari nomor rangka kendaraan.
Namun, keberadaan narasi tersebut belum otomatis membuktikan apa yang sebenarnya dilakukan oleh kedua pria itu. Polisi masih perlu memastikan identitas, tujuan aktivitas, status kendaraan, serta apakah mereka memang bekerja sebagai debt collector.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap video tersebut.
- Tangkapan layar instagram viralforjustice
"Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat tengah menganalisis video yang beredar untuk mengetahui aktivitas dua orang di kolong kendaraan serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa polisi belum menyimpulkan adanya pelanggaran pidana. Proses pemeriksaan masih diperlukan untuk membedakan antara aktivitas yang memiliki alasan hukum dengan tindakan yang berpotensi merugikan pemilik kendaraan.
Bolehkah Debt Collector Mengecek atau Menarik Kendaraan?