- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Pemprov DKI Jakarta Sesuaikan Jadwal Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Demi Layanan Inklusif
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyesuaikan jadwal peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai yang semula direncanakan Rabu, 26 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi akhir terhadap kesiapan penyelenggaraan kegiatan dan layanan.
Untuk diketahui, yang disesuaikan adalah waktu peresmian. Agenda pengembangan koridor ini tidak berubah. Pembangunan fisik jalur dan rel telah rampung. Pemprov DKI bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) tetap menyelesaikan tahapan operasional sesuai rencana.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menyampaikan, “Setelah melakukan evaluasi akhir terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, Pemprov DKI memutuskan untuk menjadwalkan ulang peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai. Kami ingin peresmian dilaksanakan setelah penyempurnaan sejumlah detail pada fasilitas.”
Jadwal baru akan diumumkan setelah waktu pelaksanaan ditetapkan.
LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai membentang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun: Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai. Waktu tempuh dari ujung ke ujung sekitar 28 menit.
Koridor ini menyambungkan layanan yang sudah beroperasi di sisi utara dengan simpul Manggarai, yang terhubung dengan KRL Commuter Line, Kereta Api Bandara, dan TransJakarta.
Pada masa awal operasional, tarif tetap flat Rp5.000 sekali jalan hingga Oktober 2026. Jam operasional direncanakan pukul 05.00–24.00 WIB.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim, menyatakan, “Penyesuaian jadwal ini dilakukan agar layanan yang diterima warga benar-benar inklusif. Fasilitas akses, informasi, dan layanan prioritas perlu dipastikan lengkap sebelum peresmian, termasuk bagi penyandang disabilitas, lansia, anak, dan warga yang berpindah moda di Manggarai."
Kebijakan 15 golongan yang mendapat layanan transportasi gratis tetap berlaku di LRT Jakarta.
"Itu mencakup antara lain pelajar dan mahasiswa pemegang KJP Plus dan KJMU, penerima bansos, penghuni rusunawa, penyandang disabilitas, lansia pemilik KTP DKI, veteran, pekerja pemegang Kartu Pekerja Jakarta, serta kelompok layanan sosial lainnya. Inklusivitas bukan tambahan. Itu standar layanan yang harus siap dari awal,” jelasnya.
Pemprov DKI meminta maaf atas perubahan jadwal hari ini, termasuk kepada warga yang sempat menyesuaikan perjalanan karena rencana rekayasa lalu lintas di sekitar Manggarai. (aag)