Gubernur Pramono Ungkap Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Tetap Rp5.000 Hingga Oktober 2026
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat yang ingin mencoba rute baru LRT Jakarta lintas Kelapa Gading hingga Manggarai dapat bernapas lega.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa besaran tarif untuk jalur tersebut dipastikan tetap flat sebesar Rp5.000 selama masa awal pengoperasian hingga Oktober 2026.
Kepastian mengenai biaya perjalanan ini disampaikan Pramono usai melakukan pengecekan kesiapan infrastruktur di Stasiun LRT Manggarai pada Senin (24/8).
“Jadi, untuk sementara sampai dengan Oktober nanti tarifnya masih menggunakan tarif flat yang ada sekarang ini Rp5.000," jelas Pramono.
Terkait kebijakan tarif setelah melewati bulan Oktober, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan evaluasi lebih lanjut.
Pramono memberikan sinyal adanya kemungkinan pemberian tarif khusus atau promosi sebagai bentuk apresiasi bagi pengguna moda transportasi tersebut.
"Ada kemungkinan angkanya nanti kita memberikan kado sesuatu lah, tapi nanti kami putuskan," tambahnya.
Meski ada rencana penyesuaian tarif di masa depan, kebijakan akses transportasi gratis bagi 15 kategori masyarakat tertentu di Jakarta dipastikan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Dari sisi teknis, Pramono menyatakan bahwa seluruh pengerjaan fisik, termasuk rel dan konstruksi jalur layang, telah selesai sepenuhnya tanpa kendala.
Saat ini, fokus utama adalah menyelesaikan tahap pengujian teknis yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan untuk memastikan aspek keselamatan penumpang.
Sedianya, seremoni pembukaan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus, dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto.
Namun, waktu pasti peresmian masih bersifat fleksibel mengingat Presiden tengah berkonsentrasi menangani sejumlah bencana nasional, mulai dari kebakaran hutan di Kalimantan hingga dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Waktunya tentunya mengikuti waktu Bapak Presiden Prabowo Subianto apakah pagi ataupun sore ataupun hari lain karena memang sekarang ini beliau sedang melakukan penanganan berkaitan dengan kebakaran hutan dan juga gempa yang ada di NTT,” ungkap Pramono.
Gubernur berharap, dengan tuntasnya jalur LRT ini, jaringan transportasi publik di Jakarta akan semakin kuat dan mampu menjadi solusi efisien bagi mobilitas warga sehari-hari. (ant/dpi)
Load more