- Tangkapan layar instagram badanperwakilannetiizen
Ruko di Pasar Minggu Diduga Tawarkan Loker Palsu: "Dimintain Uang Berapa? Rp1,3 Juta! Keluar, Ini Penipuan!"
tvOnenews.com - Kasus dugaan penipuan berkedok lowongan kerja atau loker palsu kembali viral dan menghebohkan media sosial.
Kali ini, sebuah ruko di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menjadi sorotan setelah didatangi sejumlah orang yang mengaku menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan penipuan pencari kerja.
Aksi tersebut direkam dan diunggah melalui akun Instagram @badanperwakilannetizen2. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat mendatangi ruko yang diduga menjadi lokasi perekrutan tenaga kerja.
Mereka bahkan sempat terlibat percakapan dengan orang-orang yang berada di dalam bangunan tersebut.
Salah satu bagian video yang paling menyita perhatian adalah ketika seorang pria yang diduga calon pelamar mengaku diminta menyerahkan uang sebesar Rp1,3 juta.
Percakapan tersebut kemudian membuat situasi di dalam ruko semakin tegang hingga pihak yang merekam video meminta calon pelamar meninggalkan lokasi.
Datang dengan Dalih Melamar Kerja
Dalam rekaman tersebut, salah seorang perekam video terdengar mengatakan bahwa mereka datang untuk mencoba melamar pekerjaan.
“Ini tempatnya. Kita akan coba melamar kerja,” ujar salah seorang perekam video.
Tak lama kemudian, seorang sekuriti menghampiri rombongan tersebut. Situasi mulai memanas ketika sekuriti meminta mereka pergi dan mengatakan bahwa polisi telah dihubungi.
“Apa? Kalian mau dibubarkan atau apa? Kami udah telepon polisi, ah sekarang mau ke sini,” ujar sekuriti tersebut.
Perekam kemudian memperkenalkan diri.
- Tangkapan layar instagram badanperwakilannetiizen
“Halo, kami dari Badan Perwakilan Netizen.”
Mereka lalu masuk ke salah satu ruangan sambil kembali bertanya apakah ada orang di dalam. Beberapa saat kemudian, seorang pria paruh baya mengenakan kemeja putih, celana panjang hitam, serta tas selempang hitam terlihat turun dari lantai dua.
Pria tersebut kemudian bertanya kepada salah seorang calon pelamar mengenai proses perekrutan.
“Daftar kerja ya? Dimintain uang berapa?” tanyanya.
“1,3 bang,” jawab calon pelamar.
“1,3?” pria tersebut kembali memastikan.
“Udah dikasih belum?”
“Belum, Bang.”
“Oke keluar, ini penipuan,” ujar pria tersebut.
Percakapan soal uang Rp1,3 juta itu menjadi salah satu bagian yang kemudian banyak diperbincangkan warganet. Dalam pemberitaan lain, sejumlah calon pencari kerja juga mengaku diminta membayar uang sekitar Rp1,3 juta dengan alasan untuk keperluan seragam.