news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

664 Orang Keracunan MBG di Sidoarjo, Kepala BGN Ungkap SPPG Sudah Kantongi SLHS.
Sumber :
  • tvOnenews - Syifa Aulia

664 Orang Keracunan MBG di Sidoarjo, Kepala BGN Ungkap SPPG Sudah Kantongi SLHS

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jatim
Jumat, 4 September 2026 - 13:06 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur, tidak memiliki izin.

Hal ini menanggapi soal 664 orang dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam serta sejumlah sekolah yang mengalami keracunan usai menyantap MBG.

Sudaryono menegaskan SPPG yang memasak MBG untuk sekolah-sekolah tersebut sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Alu cek. Enggak mungkin dong, dia ada SLHS kok, ada,” ujar Sudaryono dikutip Jumat (4/9/2026).

Adapun kasus keracunan di Sidoarjo diketahui tidak hanya dirasakan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Namun, beberapa sekolah di Kecamatan Tanggulangin juga mengalami keracunan pada Selasa (1/9/2026).

Total Korban Keracunan MBG

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris membeberkan data terbaru korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dia mengungkapkan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 2 September 2026, jumlah korban yang mengalami keracunan MBG yaitu sebanyak 50.059 orang.

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja Komisi IX DPR bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).

“Kasus keracunan total yang sudah pernah menjadi korban keracunan sudah tembus 50.000, Pak. Jumlahnya 50.059 orang,” ungkap Charles.

Total tersebut berasal dari 560 kejadian keracunan yang tersebar di 245 kabupaten kota dari 36 provinsi.

“Artinya, hampir semua provinsi di Republik ini pernah mengalami kasus keracunan dalam dua tahun terakhir. Setengah dari kabupaten kota yang ada di Indonesia juga sudah pernah mengalami kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis,” kata dia.

Dia menyinggung soal kasus keracunan yang baru ini terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Kemudian, 750 korban keracunan di Lembang,  374 korban keracunan di Agam, Sumatera Barat. Ada juga kasus 49 orang keracunan di Nganjuk, 152 orang di Toraja.

“Itu hari ini, Pak,” ungkap Charles.

Charles menilai banyaknya kasus keracunan tersebut menunjukkan bahwa permasalahan itu sebagai permasalahan sistemik. Oleh karena itu, harus diselesaikan dengan memperbaiki dan merubah sistem.

“Kalau kita melihat angka seperti ini, Pak, ini kan bukan kejadian terisolir, ya. Kalau misalnya kejadian ada satu, dua, tiga kejadian saja, kita bisa mengatakan ini kejadian terisolir, ya yang salahnya salah dapur, salah SPPG, salah kepala dapur, salah tukang masak dan lain sebagainya,” jelasnya. (saa/aag)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
02:28
05:48
04:48
02:08
02:22

Viral