news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

AirAsia.
Sumber :
  • AirAsia

Tangkis Spekulasi Pasar, AirAsia Tegaskan Ketahanan Bisnis dan Siapkan Lonjakan Kapasitas Akhir Tahun

AirAsia Group Berhad (sebelumnya dikenal sebagai AirAsia X Berhad) (“AirAsia” atau “Grup”) menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan bisnis secara fokus
Jumat, 18 September 2026 - 18:10 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - AirAsia Group Berhad (sebelumnya dikenal sebagai AirAsia X Berhad) (“AirAsia” atau “Grup”) menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan bisnis secara fokus dan terukur dalam menghadapi kondisi industri penerbangan saat ini.
 
Industri penerbangan global masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga bahan bakar, tekanan biaya, serta perubahan dinamika pasar

Tantangan tersebut bersifat industri secara luas dan tidak hanya dihadapi oleh AirAsia. Dengan model bisnis berbiaya rendah yang tangguh, optimalisasi harga secara strategis, serta pertumbuhan pendapatan dari layanan tambahan, AirAsia terus memperkuat kemampuan bisnisnya dalam menghadapi tekanan industri sekaligus menjaga fokus pada pertumbuhan jangka panjang.

“Selama 25 tahun perjalanan AirAsia, kami telah menghadapi berbagai krisis, dengan pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang paling berat. Kondisi saat ini berbeda karena masyarakat masih dapat bepergian dan aktivitas perjalanan tetap berlangsung. Oleh karena itu, kami menerapkan pendekatan yang disiplin dalam mengelola bisnis, termasuk menyesuaikan kapasitas, mengendalikan biaya, berdiskusi secara aktif dengan para pemangku kepentingan, dan memperkuat ketahanan bisnis. Di tengah berbagai spekulasi yang beredar di media, komitmen kami terhadap keberlangsungan bisnis dan pelayanan kepada penumpang tetap tidak berubah,” kata Bo Lingam, Group CEO AirAsia Group, pada Jumat (18/9/2026).

Pada kuartal kedua, AirAsia berhasil mengompensasi sekitar 70% dari kenaikan harga bahan bakar melalui penyesuaian tarif secara dinamis dan pengendalian biaya operasional non-bahan bakar. 

Grup juga secara taktis mengurangi kapasitas sebesar 20–25% pada kuartal ketiga, yang secara tradisional merupakan periode perjalanan yang lebih rendah di kawasan ini. 

Memasuki kuartal keempat, AirAsia tengah mempersiapkan peningkatan Kembali kapasitas menuju tingkat sebelum perang, sejalan dengan periode puncak perjalanan akhir tahun di kawasan.

AirAsia juga terus mengoptimalkan armadanya menuju komposisi pesawat yang lebih efisien. Sebagai bagian dari program optimalisasi armada jangka panjang, Grup telah mengembalikan 25 pesawat yang lebih tua dan kurang efisien dalam penggunaan bahan bakar dengan ketentuan komersial yang menguntungkan. 

Langkah ini membantu mengurangi beban sewa tetap sekaligus mempercepat transisi menuju pesawat narrowbody yang lebih efisien. 

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral