news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Batik Daerah Terancam Kalah Saing Ini Cara UMKM Bertahan dan Menarik Minat Generasi Muda.
Sumber :
  • ist

Batik Daerah Terancam Kalah Saing? Ini Cara UMKM Bertahan dan Menarik Minat Generasi Muda

Batik daerah menyimpan nilai sejarah sekaligus peluang ekonomi. Regenerasi perajin, akses modal, pelatihan, dan perluasan pasar dibutuhkan agar UMKM batik mampu
Sabtu, 19 September 2026 - 23:51 WIB
Reporter:
Editor :

“Jadi di sinilah Islam dan kebudayaan menyatu,” ujar Gus Muis. Ia menambahkan, “Jadi batik Kaliwungu itu sejarah peradaban masyarakat Kaliwungu, kebanggaan.”

Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian batik tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga ingatan kolektif masyarakat. Jika nilai sejarahnya dipahami generasi berikutnya, batik memiliki landasan untuk terus dikembangkan tanpa kehilangan identitas asalnya.

Modal, Kualitas, dan Akses Pasar Menentukan UMKM Naik Kelas

Nilai budaya yang kuat belum tentu membuat sebuah usaha bertahan secara ekonomi. UMKM batik tetap membutuhkan pengelolaan usaha yang baik, mulai dari ketersediaan bahan baku, efisiensi produksi, kualitas produk, hingga strategi pemasaran.

Akses permodalan menjadi salah satu kebutuhan penting agar perajin dapat meningkatkan kapasitas produksi atau memperbaiki peralatan. Di sisi lain, pelatihan usaha dapat membantu mereka menghitung biaya secara tepat, menentukan harga yang sesuai, dan memahami kebutuhan konsumen. Dukungan pemasaran juga diperlukan agar produk tidak hanya bergantung pada pembeli di sekitar daerah asal.

Pemanfaatan kanal digital dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui katalog daring, media sosial, dan kerja sama dengan pelaku pariwisata atau toko produk lokal, perajin berpeluang menjangkau konsumen di luar wilayahnya. 

Akan tetapi, strategi tersebut perlu disertai foto produk yang baik, informasi yang jelas, pelayanan konsumen, dan kemampuan memenuhi pesanan.

Pengembangan batik juga dapat dihubungkan dengan sektor ekonomi lain. Pariwisata budaya, misalnya, berpotensi mempertemukan pengunjung dengan produk lokal melalui pameran, kunjungan ke tempat produksi, atau kegiatan edukasi membatik. Hubungan ini dapat menciptakan peluang pendapatan sekaligus memperkenalkan sejarah daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari pesan yang disampaikan Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, H. Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), saat menghadiri kegiatan UMKM dan Batik di Alun-Alun Kaliwungu. “Negara harus hadir. Negara harus sayang rakyat,” tegas Ibas.

Ia menilai dukungan kepada pelaku usaha perlu diwujudkan melalui peningkatan keterampilan, akses pembiayaan, dan perluasan pemasaran. Dengan dukungan yang sesuai kebutuhan, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, serta menjangkau konsumen di luar pasar lokal.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral