- Instagram @kendari.hariini
Pertemukan Korban dan Pelaku Pemerkosaan, Ucapan Kasatreskrim Polresta Kendari Jadi Sorotan
tvOnenews.com - Kompol Welliwanto Malau selaku Kasatreskrim Polresta Kendari bersama Kanit Buser 77 Polresta Kendari Ipda M Ichsan Aqsyar Rahman mendadak viral.
Bagaimana tidak, ucapan keduanya ketika mempertemukan seorang korban dan pelaku tindak pemerkosaan di tempat yang sama justru membuat publik geram.
SU (44) merupakan korban pemerkosaan oleh salah seorang pria bernama Iqbal. Selain tindak kekerasan seksual, pelaku juga melakukan perampokan.
Peristiwa itu terjadi di saat korban sedang tertidur di kamar rumahnya. SU kemudian terbangun karena merasa ada seseorang yang masuk ke dalam kamar.
Sadar aksinya diketahui, pelaku disebut langsung menutup mulut korban menggunakan tangannya. Iqbal juga mengancamnya dengan sebilah pisau.
Pelaku yang diketahui merupakan mantan suami korban lantas mengambil sebuah lakban untuk menutup mulut, mata serta mengikat kedua tangan SU.
Setelahnya, pelaku menggasak sejumlah barang berharga milik korban, mulai dari dua cincin emas hingga jam tangan yang berjumlah enam buah.
Belum berhenti sampai di situ, pelaku lalu membawa SU ke kamar sebelah. Di tempat inilah Iqbal melancarkan aksi kejinya yakni tindakan seksual secara paksa.
Dalam keterangannya kepada pihak berwajib, korban mengaku jika pelaku mencoba beberapa kali melakukan tindakan seksual menggunakan jari, namun tidak berhasil.
Anggota Polisi di Kendari Tuai Sorotan
Mengutip @kendari.hariini, Iqbal ditangkap tim Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari pada Kamis (17/9/2026).
Ia ditangkap setelah merampok dan memperkosa korban yang notabene adalah mantan istrinya pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 02.30 WITA.
Setelah penangkapan, Kasatreskrim Kompol Welliwanto Malau dan Kanit Buser 77 Polresta Kendari Ipda M Ichsan Aqsyar Rahman berinisiatif mempertemukan kedua pihak.
Dalam sebuah ruangan, terlihat kedua polisi tersebut menyaksikan korban dan pelaku yang duduk berdekatan seolah hendak jalani proses mediasi.
Akan tetapi, pernyataan yang keluar dari mulut Kompol Welliwanto Malau justru cukup mengejutkan ketika melihat korban menangis usai memberi kesaksian.
- Instagram @kendari.hariini
“Jangan ibu menangis,“ kata Kompol Welliwanto Malau dengan nada tinggi.
Sementara itu, Kanit Buser 77 Polresta Kendari Ipda M Ichsan Aqsyar Rahman tertawa sambil menyebut keduanya seperti adegan "Termehek-mehek".
Termehek-mehek merupakan program reality show salah satu stasiun televisi swasta nasional yang biasanya menampilkan hubungan percintaan dua sejoli.
Video ini dengan cepat viral di media sosial khususnya Instagram. Publik pun mengecam keras tindakan pihak berwajib yang dianggap meremehkan kasus kekerasan seksual ini.