Seorang remaja diciduk polisi karena kedapatan tengah menguasai puluhan paket tembakau sintetis dan diduga hendak melakukan transaksi di salah satu bangunan kosong.
Seorang pemuda pelaku curanmor berinisial RR (18) diringkus polisi usai melakukan aksinya di Jalan AH. Nasution, Lorong Garuda, Kelurahan Kambu, Kota Kendari,
Pihak Polresta Kendari telah menemukan plat nomor tersebut di lokasi kejadian. Namun saat ini polisi masih menelusuri asal usul nomor kendaraan tersebut.
IJTI Sultra dan AJI Kendari mengecam tindakan Polresta Kendari lantaran melakukan intimidasi dengan memaksa 2 jurnalis jadi saksi kasus dugaan kekerasan seksual oleh polisi Aipda Amiruddin.
Seorang pria berinisial FF (34) diringkus polisi setelah menjadi tersangka kasus penipuan yang terjadi di salah satu agen bank di Jalan Sao-sao, Kota Kendari.
Polresta Kendari selidiki penyebab kebakaran yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan mal di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kendari, Sulawesi Tenggara
Seorang mahasiswa berinisial KW (25) diringkus polisi usai kedapatan mengedarkan uang palsu di Jalan Desa Ambololi, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
Empat orang pelaku yang telah diringkus oleh Tim Buser 77 dan Unit Intelkam Polresta Kendari. Mereka adalah seorang wanita berinisial IN (20), dan tiga orang pria masing-masing berinisial HE (23), EY (19), serta ER (22).
Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.