news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat lembaga inkubator sebagai ujung tombak pembinaan usaha dalam membangun ekosistem kewirausahaan..
Sumber :
  • Antara

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat lembaga inkubator sebagai ujung tombak pembinaan usaha dalam membangun ekosistem kewirausahaan.
Kamis, 24 September 2026 - 10:37 WIB
Reporter:
Editor :

“Tidak mungkin kita melakukan pembinaan kalau tidak berkesinambungan dan berkelanjutan. Karena itu, kita bersama-sama dengan kampus menghidupkan inkubator. Mudah-mudahan dari kebijakan ini lahir usaha mikro, kecil, dan menengah yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tutur Menteri Maman.

Penguatan inkubator tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional yang menjadi payung kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pembiayaan, lembaga inkubator, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mempercepat pencapaian rasio kewirausahaan sebesar 3,6 persen pada 2029 dan 8 persen pada 2045.

Selain pendampingan, Menteri Maman menekankan pentingnya pembiayaan sebagai bagian dari ekosistem pengembangan usaha. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Timur hingga saat ini telah mencapai Rp37,11 triliun kepada sekitar 643 ribu debitur UMKM. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp23 triliun telah disalurkan ke sektor produksi.

Namun, menurut Menteri Maman, pembiayaan tidak dapat berdiri sendiri. Akses permodalan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas usaha, legalitas, kualitas produk, serta perluasan akses pasar agar pembiayaan benar-benar menghasilkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

“Kalau pembiayaan sudah diberikan, tetapi produknya tidak bisa dijual, usaha juga akan kesulitan berkembang. Karena itu, selain legalitas dan pembiayaan, pasar menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi UMKM,” katanya.

Pemerintah juga terus memperkuat posisi produk lokal di pasar domestik sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saingnya agar mampu menembus pasar ekspor.

Kementerian UMKM bersama Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar serta mengupayakan kemudahan regulasi dan insentif bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar global, termasuk produk-produk unggulan dari Jawa Timur.

“Catatan pertama kalau kita bicara ekspor adalah kualitas. Produk lokal kita tidak kalah kualitasnya. Sekarang kami bersama Kementerian Perdagangan terus membuka akses agar produk-produk Indonesia, termasuk dari Jawa Timur, dapat masuk ke pasar internasional,” kata Menteri Maman.

Melalui Bursa Wirausaha Unggulan, Kementerian UMKM berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pembiayaan, dan inkubator semakin kuat sehingga wirausaha memperoleh pendampingan berkelanjutan, akses terhadap pembiayaan dan teknologi, serta peluang pasar yang semakin luas untuk tumbuh dan naik kelas.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
07:00
05:55
12:55
01:51
05:29

Viral