news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mooncake Festival 2026..
Sumber :
  • Istimewa

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Jumat, 25 September 2026 - 23:54 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mooncake Festival 2026 yang digelar di kawasan Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang, pada 23-27 September 2026, menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kawasan Pecinan sebagai ruang budaya yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Ketua Panitia Mooncake Festival 2026 sekaligus Ketua Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie, Tanto Hermawan, mengatakan festival tersebut merupakan bagian dari warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

"Kue bulan yang berbentuk bulat melambangkan keutuhan dan persatuan, semangat yang kami harapkan dapat terus kami jaga dalam kerukunan, keharmonisan, dan kebersamaan," katanya dikutip Jumat (2

Tanto menjelaskan, "Mooncake Festival 2026" digelar melalui gotong royong Sahabat Tionghoa Kota Semarang tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut dia, festival tersebut menjadi ruang pertemuan bagi seni, kuliner, sejarah, teknologi, serta masyarakat dari berbagai latar belakang di kawasan Pecinan Semarang.

Salah satu rangkaian kegiatan menghadirkan pertunjukan imersif yang mengangkat sejarah dan sosok Laksamana Cheng Ho. Pertunjukan itu ditujukan untuk memperkenalkan sosok Cheng Ho kepada generasi muda.

Semangat kebersamaan juga terlihat dalam Jamuan Makan Tok Panjang yang digelar di Kelenteng See Hoo Kiong sebagai bagian dari rangkaian Mooncake Festival 2026.

Tradisi tersebut mempertemukan masyarakat, perwakilan kelenteng, serta organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Semarang dalam satu meja.

Selain itu, Mooncake Festival 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan, seperti kirab budaya, Heritage Food Festival 2026 yang melibatkan 75 gerai UMKM di kawasan Gang Warung, serta pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan berbagai komunitas.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan Mooncake Festival 2026 menjadi ruang perjumpaan budaya yang menunjukkan bahwa tradisi Tionghoa telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Semarang.

"Perayaan ini tidak hanya menghadirkan tradisi, tetapi juga mempertemukan seni, kuliner, sejarah, teknologi, dan masyarakat dari berbagai latar belakang di kawasan Pecinan," katanya.

Ia mengatakan keberagaman yang berkembang di Semarang merupakan bagian dari perjalanan kota yang terus bergerak dari masa lalu menuju masa kini hingga masa depan.

Agustina mengingatkan keberagaman tersebut perlu terus dirawat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Salah satunya diwujudkan melalui Mooncake Festival 2026 yang kini dirayakan bersama setelah sebelumnya digelar secara terpisah oleh berbagai kelompok masyarakat Tionghoa.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral