BPDP Perkuat Daya Saing UMKM Perkebunan Lewat Inovasi dan Akses Pasar
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Sektor perkebunan seperti sawit, kelapa, dan kakao merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia yang vital bagi devisa, pendapatan nasional, dan penyerapan tenaga kerja.
Kini, nilai tambah komoditas tersebut tidak lagi dimonopoli industri besar; melalui kreativitas dan teknologi tepat guna, pelaku UMKM mampu mengolah bahan mentah serta limbah perkebunan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Guna mendukung kemajuan ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) aktif memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM melalui partisipasi dalam ajang INDOVEX 2026 di Kota Batu (2–4 November 2026).
Kepala Divisi Umum dan SDM BPDP, Adi Sucipto, menegaskan komitmen lembaganya dalam meningkatkan kualitas SDM, kewirausahaan, serta inovasi produk.
“BPDP terus berupaya mendukung pengembangan UMKM sektor perkebunan melalui berbagai program, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan, penguatan kemampuan kewirausahaan, pengembangan inovasi dan diversifikasi produk berbasis komoditas perkebunan, serta fasilitasi promosi dan perluasan akses pasar,” ungkap Adi Sucipto, dikutip Jumat (6/11).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, menekankan pentingnya ruang promosi bagi mitra binaan.
“Produk-produk UMKM mitra binaan BPDP yang ditampilkan dalam kegiatan ini merupakan representasi dari potensi, kreativitas, dan inovasi para pelaku UMKM dalam mengembangkan produk bernilai tambah berbasis kelapa sawit, kelapa, dan kakao," kata Helmi Muhansah.
"Hal ini mendorong kami untuk terus memberikan ruang bagi UMKM mitra binaan BPDP untuk memperkenalkan produk unggulannya, memperluas jejaring usaha, serta membuka akses terhadap peluang kemitraan dan pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, booth BPDP turut dikunjungi oleh Wamendes PDT, A. Riza Patria, dan Walikota Batu, Nurochman, yang memberikan apresiasi atas inovasi produk UMKM berbasis komoditas perkebunan tersebut. (dpi)
Load more