Sumber :
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Hari Kesaktian Pancasila, Ray Rangkuti Singgung Korupsi hingga Penangkapan yang Sembrono: ‘Kita Senang dengan Slogan’
Ray Rangkuti menyoroti Hari Kesaktian Pancasila dan mengkritik penggunaan slogan tanpa penerapan nyata, dari persoalan korupsi, HAM, penangkapan, demokrasi
Rabu, 30 September 2026 - 17:30 WIB
“Tidak berhenti pada simbol, tidak berhenti pada jargon,” tegasnya.
Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 dan terdiri dari lima prinsip: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, Ray mengajak melihat nilai-nilai tersebut dari penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, ukuran Pancasila bukan hanya seberapa sering istilah “Pancasila sakti” atau “NKRI harga mati” diucapkan, tetapi apakah nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat. (raa/udn)