news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto (kiri) bersama Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat (kanan) mengucapkan sumpah saat pelantikan Kapolri dan Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10)..
Sumber :
  • Antara

Sebelum Suyudi Ario Seto, Ini Daftar 25 Kapolri yang Pernah Pimpin Polri dari Masa ke Masa: Nomor 5 Hoegeng Iman Santoso

Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26. Simak daftar 25 Kapolri sebelumnya, periode jabatan, hingga rekam jejak Suyudi sebelum memimpin Polri
Jumat, 2 Oktober 2026 - 01:35 WIB
Reporter:
Editor :

Kariernya dimulai dari bawah. Setelah lulus Akpol, Suyudi menjalani sejumlah penugasan, termasuk Pama Pus Brimob pada 1995 dan Daton I KI 5119 pada 1996. Perjalanan kariernya kemudian banyak bersinggungan dengan wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ia pernah menjadi Kapolsek Pasar Minggu pada 2004, Kapolsek Metro Tanah Abang pada 2012, serta Kapolsek Metro Penjaringan pada 2013. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Polres Majalengka pada 2014–2015, kemudian Kapolres Bogor Kabupaten pada 2015–2016 dan Kapolresta Bogor pada 2016–2017.

Pada 2017, Suyudi masuk ke lingkungan Bareskrim Polri dan pernah menduduki posisi Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber. Dua tahun kemudian, ia kembali ke Polda Metro Jaya untuk memimpin Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Kariernya terus menanjak. Suyudi dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 27 Maret 2023 hingga 26 Juni 2024, kemudian Kapolda Banten pada 26 Juni 2024 sampai 5 Agustus 2025. Setelah itu, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.

Di bidang pendidikan, Suyudi menyelesaikan pendidikan PTIK pada 2003 dan Sespimti pada 2018. Ia juga menyandang gelar Sarjana Ilmu Kepolisian, Sarjana Hukum, dan Magister Sains. Pada 31 Januari 2026, ia memperoleh gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanegara.

Dari Pengungkapan Dua Ton Sabu ke Kursi Kapolri

Nama Suyudi kembali menjadi sorotan ketika memimpin BNN. Pada Desember 2025, BNN bersama sejumlah lembaga terkait berhasil mengamankan Dewi Astutik alias Mami di Kamboja. Ia disebut sebagai aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang sebelumnya berhasil digagalkan pada Mei 2025.

Dalam keterangan BNN, operasi pengejaran internasional tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Suyudi sebagai Kepala BNN. Keberhasilan itu menjadi salah satu kasus besar yang ditangani BNN selama masa kepemimpinannya.

Pada 1 Oktober 2026, perjalanan tersebut berlanjut ke jabatan tertinggi di Polri. Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Persetujuan kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI dan disahkan pada hari yang sama.

Dalam pemaparannya di hadapan Komisi III, Suyudi mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat”. Ia menyatakan transformasi Polri bukan berarti menghapus seluruh kebijakan sebelumnya, melainkan melanjutkan hal yang dinilai bermanfaat dan memperbaiki bagian yang belum optimal.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral