news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional Prof. Yuddy Chrisnandi..
Sumber :
  • Antara

Akademisi Dukung Pilihan Presiden Prabowo pada Jenderal Suyudi untuk Kapolri

Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengangkat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan dukungan dari kalangan akademisi.
Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jenderal Suyudi juga menegaskan bahwa pendekatan humanis yang akan diusungnya tidak boleh dimaknai sebagai sikap permisif terhadap kejahatan, demikian pula ketegasan tidak boleh berubah menjadi tindakan sewenang-wenang.

"Humanis tidak berarti permisif terhadap kejahatan. Tegas tidak berarti sewenang-wenang," ujar Jenderal Suyudi.

Menanggapi paparan tersebut, Yuddy menilai keberanian seorang Kapolri untuk mengakui dan membedah fenomena "no viral no justice" secara terbuka di hadapan wakil rakyat adalah sikap yang patut dihargai dan menjadi sinyal positif bagi arah transformasi Polri ke depan.

"Yang sangat saya hargai dari paparan Jenderal Suyudi adalah keberaniannya menyentuh fenomena no viral no justice dan sembilan isu pembenahan Polri lainnya. Selama ini masyarakat merasa laporan mereka baru ditangani serius ketika sudah viral di media sosial. Ini adalah persoalan kepercayaan publik yang sangat mendasar. Ketika seorang Kapolri secara terbuka mengakui fenomena ini di hadapan DPR dan menjadikannya salah satu agenda pembenahan, itu adalah sinyal kesungguhan yang luar biasa. Dipadukan dengan visi Polisi Bersama Masyarakat, kita bisa optimistis bahwa transformasi Polri akan benar-benar menyentuh akar persoalan yang dirasakan rakyat," ungkap Yuddy.

Yuddy juga memberikan apresiasi khusus pada keputusan Presiden Prabowo menempatkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada posisi strategis baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa Presiden Prabowo tetap memberikan penghormatan tulus atas dedikasi dan pengabdian Listyo Sigit selama memimpin Polri sejak Januari 2021.

"Keputusan Presiden menempatkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan menunjukkan kelas kepemimpinan Presiden Prabowo. Beliau tidak sekadar mengganti, tetapi memberikan penghormatan pada dedikasi panjang Jenderal Listyo Sigit dengan menempatkan beliau pada posisi strategis yang tetap mengabdi pada bangsa dan negara. Ini adalah pola kepemimpinan negarawan yang patut kita teladani," ujar Yuddy.

Menutup pernyataannya, Yuddy menyampaikan bahwa dengan telah dilantiknya Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri hari ini, seluruh proses konstitusional pergantian pucuk pimpinan Polri telah dilalui dengan sempurna. Ia mengajak seluruh elemen bangsa memberikan dukungan penuh pada kepemimpinan Polri yang baru.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral