Pesan Penting Jenderal Suyudi Ario Seto Sebelum Jadi Kapolri, Ajak Masyarakat Jauhi Vape agar Terhindar dari Narkotika
- Tangkapan layar
Jakarta, tvOnenews.com- Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto telah resmi menjabat sebagai Kapolri. Sebelum kabar baik ini terjadi, ada satu pesan penting pernah disampaikannya untuk masyarakat.
Pesan penting dari Kapolri Suyudi Ario Seto itu, disampaikan saat masih menjabat sebagai Kepala BNN. Lalu menarik perhatian, seiring muncul kasus konten kreator Bigmo yang mempromosikan vape, diduga melibatkan anak di bawah umur.
Ternyata ada bahan berbahaya untuk kesehatan, dijelaskan oleh Komjen Suyudi. Sebab Vape atau rokok elektrik sudah direkomendasikan ke DPR untuk dilarang penggunaan ataupun jual-beli.
Pasalnya ini terkait adanya, bahan berbahaya di dalam Vape yaitu bahan etomidate. Zat yang berbahaya karena sudah masuk kategori narkotika.
Dalam keterangannya, Kepala BNN, Komjen. Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto menjelaskan kalau Vape yang umum digunakan atau diperjualbelikan ini, bisa mengandung bahan berbahaya tadi.
"pelarangan ketat atas produk vape atau rokok elektrik kepada DPR RI yang disampaikan pada rapat dengar pendapat bersama komisi 3 dpr ri. Terkait hal tersebut, BNN juga melakukan menyelenggarakan forum grup diskusi dan juga nasional tata kelola dan pengaturan vape dengan mengundang berbagai stake holder terkait," ucap Kepala BNN RI, dikutip dari Instagram infobnn_ri, beberapa waktu lalu.
- dok.kolase tvOnenews.com
"ini kemudian ditindalanjuti oleh Kemenkes yang telah merespons dan mengeluarkan peraturan kemenkes nomor 15 tahun 2025," sambungnya.
Perlu diketahui juga, Kapolri baru ini selama memimpin BNN, Suyudi menjadi perhatian publik, karena berhasil membongkar kasus besar peredaran narkotika internasional pada Desember 2025.
Dalam operasi tersebut, Suyudi berhasil mengungkap penyeludupan sabu seberat dua ton yang dikendalikan Dewi Astutik alias PA, dengan nilai narkoba mencapai Rp5 triliun.
Profil singkat Kapolri Suyudi Ario Seto, dirangkum dari berbagai sumber termasuk viva.co.id dan antara pada Jumat (2/10). Dia merupakan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) yang sekarang Akademi Kepolisian (Akpol) pada Tahun 1994.
Suyuri juga menerima Bintang Bhayangkara Nararya. Ia memiliki pengalaman spesialis di bidang reserse. Sebelum dilantik sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 menggantikan Komjen Pol.
Load more