news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ISPA Tembus 1.500 Kasus di Kutai Barat, Bakti Sosial Kesehatan Sasar Kelompok Rentan..
Sumber :
  • Istimewa

ISPA Tembus 1.500 Kasus di Kutai Barat, Bakti Sosial Kesehatan Sasar Kelompok Rentan

Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian mencemaskan warga Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 
Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian mencemaskan warga Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 

Pada Jumat (9/10/), Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah ini menembus angka 557 atau berada di status "Berbahaya", menjadikannya tingkat polusi paling parah se-Kalimantan Timur.

Merespons memburuknya kualitas udara tersebut, PT Bharinto Ekatama (PT BEK) bersama mitra kerja kontraktor mengulurkan bantuan dengan menggelar bakti sosial kesehatan bagi penduduk Kampung Muara Bunyut. 

Kegiatan tahunan ini terwujud lewat kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kutai Barat serta Yayasan Jantung Sehat Indonesia Cabang Kutai Barat.

Dalam program sosial ini, warga setempat dapat mengakses konsultasi dokter, pemeriksaan fisik, serta memperoleh obat-obatan dan suplemen vitamin tanpa dipungut biaya. 

Acara turut dirangkai dengan senam kebugaran, pemaparan antisipasi dampak kabut asap pada paru-paru, serta sosialisasi pencegahan penyakit jantung yang dipandu oleh spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSUD Harapan Insan Sendawar, Marihot Frenky Hutapea.

Guna meminimalkan risiko paparan partikel berbahaya pada sistem pernapasan, pihak perusahaan membagikan masker pelindung kepada warga. 

Selain dukungan kesehatan, bantuan pangan berupa paket sembako juga diserahkan untuk membantu meringankan kebutuhan harian masyarakat.

HSEC Head PT BEK, Cipto Hadi Purnomo, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan wujud kepedulian nyata perusahaan terhadap warga di area lingkar operasional.

"Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah kampung, mitra, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat," katanya, Jumat (9/10).

Kekhawatiran publik kian beralasan mengingat lonjakan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang cukup masif. 

Sepanjang periode Juni sampai September 2026, akumulasi penderita ISPA di Kutai Barat sudah menyentuh 1.504 orang. 

Tren tersebut memperlihatkan 194 kasus pada Juni, melonjak ke 415 kasus pada Juli, dan mencatatkan rekor tertinggi pada Agustus dengan 478 kasus. Memasuki pekan ketiga September, tercatat setidaknya 417 kasus tambahan.

Meskipun laju penularan pada September sedikit mereda dibanding bulan sebelumnya, tingginya angka ISPU mengonfirmasi bahwa pekatnya asap karhutla masih menjadi ancaman serius. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral