news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemerintah Kabupaten Majalengka menggandeng Universitas Teknologi Bandung (UTB) meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) Plus Bekerja..
Sumber :
  • Istimewa

Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Majalengka dan UTB Hadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana Plus Bekerja

Pemerintah Kabupaten Majalengka menggandeng Universitas Teknologi Bandung (UTB) meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) Plus Bekerja.
Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Majalengka menggandeng Universitas Teknologi Bandung (UTB) meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) Plus Bekerja, sebuah inisiatif yang memadukan akses pendidikan tinggi dengan peluang karier internasional di Jepang.

Agenda yang menyasar 100 pemuda berprestasi dari keluarga prasejahtera ini resmi dibuka oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di SMK PUI Majalengka pada Kamis (8/10), serta dihadiri langsung oleh Rektor UTB, Muchammad Naseer.

Dalam sambutannya, Bupati Eman menekankan bahwa program ini dirancang agar generasi muda daerah memperoleh keahlian praktis di samping gelar akademik demi mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Pendidikan harus menjadi salah satu prioritas. Kita ingin anak-anak Majalengka, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," ujar Eman Suherman.

"Kita tidak ingin anak-anak hanya mendapatkan ijazah. Mereka juga harus memiliki keterampilan dan pengalaman kerja. Dengan kuliah sambil bekerja di Jepang, mudah-mudahan ketika pulang ke Majalengka mereka sudah mempunyai ilmu, pengalaman dan bekal ekonomi," jelas Bupati.

Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta akan menjalani pembekalan intensif selama enam bulan yang mencakup penguasaan bahasa Jepang, pengenalan budaya, pembinaan mental, dan keahlian kerja. 

Selama bekerja di Jepang, perkuliahan sarjana di UTB akan ditempuh melalui skema pembelajaran daring.

Pihak universitas memastikan pendampingan penuh bagi para peserta agar mereka siap bersaing di kancah global.

"Kami berkomitmen mendampingi dan mendidik para mahasiswa selama enam bulan pelatihan ini agar mereka siap secara mental, bahasa dan kompetensi sebelum diberangkatkan," ujarnya.

Melalui dukungan anggaran daerah serta kemitraan dengan sektor perbankan lokal seperti Perumda BPR Majalengka, program kolaboratif ini diharapkan mampu menghapus kendala biaya, memperluas kesempatan kerja internasional, sekaligus memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Majalengka. (dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral