- Polda Sumsel
Ada 6 Provinsi yang Paling Terdampak Karhutla di Indonesia, Dua Wilayah Masuk Prioritas Pemadaman
Jakarta, tvOnenews.com – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian pemerintah Indonesia saat ini. Menurut data yang ada, terdapat enam provinsi yang paling terdampak.
Menurut data September 2026, keenam provinsi yang paling terdampak karhutla di antaranya Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat.
Kemudian wilayah Sumatera Selatan dan Riau menjadi wilayah yang hingga saat ini masih dalam proses optimalisasi pemadaman.
Dalam proses pemadamannya, terdapat personel satuan tugas (Satgas) darat yang didukung berbagai peralatan pemadaman, antara lain pompa pemadam, pompa apung dan jinjing, selang, mobil tangki, kendaraan operasional, alat berat, perlengkapan pelindung diri, drone, GPS, serta sarana komunikasi.
Sehubungan dengan data tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa dalam rapat Presiden Prabowo Subianto dengan BNPB dan pihak-pihak terkait, dilaporkan sejumlah perkembangan dan langkah penanganan karhutla.
- Antara
Seskab Teddy pun menyimpulkan, berdasarkan laporan Kepala BNPB, di enam provinsi yang paling terdampak karhutla masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman. Namun, ada dua wilayah menjadi prioritas pemadaman.
“Saat ini fokus utama tertuju pada dua provinsi, yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan,” jelas Seskab Teddy, dikutip dari laman Setneg, Rabu (14/10/2026).
Lebih lanjut, Teddy mengatakan bahwa kondisi saat ini di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan telah menunjukkan perkembangan yang lebih baik.
Salah satu upaya yang dilakukan, adalah terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memanfaatkan pertumbuhan awan hujan, seiring dengan perkiraan awal musim hujan yang mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.
“Presiden meminta agar upaya penanganan karhutla terus diperkuat dan seluruh sumber daya dikerahkan secara optimal untuk mempercepat pemadaman serta mencegah meluasnya kebakaran,” tegasnya.
Dalam data Kementerian Kehutanan, dijelaskan bahwa Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian setelah mencatat jumlah hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas pada pemantauan terbaru.
Berikut data Kementerian Kehutanan soal enam provinsi prioritas pengendalian karhutla. Perkembangan hotspot high confidence tercatat sebagai berikut:
-Kalimantan Tengah: 122 titik, meningkat dari 86 titik;
-Sumatera Selatan: 107 titik, turun dari 130 titik;
-Jambi: 15 titik, meningkat dari 3 titik;
-Kalimantan Barat: 13 titik, meningkat tipis dari 12 titik;
-Kalimantan Selatan: 13 titik, turun dari 37 titik; dan
-Riau: nihil, tetap nihil.
Untuk diketahui, secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 270 hotspot high confidence, relatif stabil dibandingkan dengan 268 titik sehari sebelumnya.(klw)