news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolase Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai dan Bharada A pelaku pembunuhan.
Sumber :
  • Istimewa

Bharatu Valdo Tewas Ditembak Sesama Anggota Polri, Keluarga Desak Motif Diungkap

Bharatu Valdo Fernandez Lawai tewas dalam insiden penembakan yang diduga melibatkan sesama anggota Polri di Tangerang Selatan, Jumat (16/10). Keluarga korban.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com -Bharatu Valdo Fernandez Lawai tewas dalam insiden penembakan yang diduga dilakukan sesama anggota Polri di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 04.40 WIB.

Dalam kasus tersebut, Bharada Andika Ramadani telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Ia diduga terlibat dalam penembakan yang menewaskan Valdo, yang merupakan rekan sesama anggota Polri di lingkungan Ditpoludara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan penetapan tersangka dan penahanan Andika. Tersangka kini ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) - Barang bukti - AR
Sumber :
  • Istimewa

Berdasarkan laporan awal Kasipropam Korpolairud Baharkam Polri kepada Kakorpolairud Baharkam Polri, yang disampaikan melalui pengacara keluarga korban, peristiwa tersebut terjadi di ruang pemadam kebakaran di lingkungan Mako Ditpoludara.

Valdo diketahui bertugas sebagai staf administrasi pada bagian Pamperslog Ditpoludara. Sementara itu, Andika juga bertugas di bagian yang sama.

Dalam laporan awal tersebut, dugaan motif kejadian berkaitan dengan persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku. Andika disebut mengaku kerap merasa disalahkan dan mengalami perundungan atau bullying oleh Valdo.

Selain itu, Andika dilaporkan mengaku telah membawa senjata tajam jenis golok sejak 12 Oktober 2026 karena merasa takut secara berlebihan.

Pada Jumat dini hari, Andika berangkat dari tempat tinggalnya menuju Mako Ditpoludara dengan membawa senjata tajam tersebut. Setibanya di markas, ia meletakkan tas di loker ruang staf Pamperslog, kemudian menuju pos penjagaan untuk mengambil senjata api yang berada di lokasi tersebut.

Setelah mengambil senjata api, Andika diduga mendatangi ruang pemadam kebakaran, tempat Valdo sedang beristirahat.

Berdasarkan pengakuan awal terduga pelaku yang tercantum dalam laporan tersebut, Andika menembakkan senjata api sebanyak empat kali ke arah tubuh korban. Setelah Valdo terjatuh, ia disebut kembali melepaskan beberapa tembakan ke arah kepala korban.

Tidak berhenti di situ, Andika juga diduga melukai leher korban menggunakan pisau yang dibawanya dari rumah.

Usai kejadian, Andika menyerahkan diri ke Unit Provos Ditpoludara. Personel Provos yang bertugas kemudian mengamankannya dan meminta keterangan awal sebelum menyerahkannya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Keluarga Minta Kasus Diungkap Secara Transparan

Di tengah proses hukum yang berjalan, keluarga Bharatu Valdo berharap pihak berwenang dapat mengungkap perkara tersebut secara terbuka dan menyeluruh.

Yanto Fernandez, paman korban, menegaskan bahwa keluarga menginginkan kejelasan mengenai penyebab kematian Valdo serta motif di balik peristiwa yang merenggut nyawanya.

"Harapan dari keluarga, secepatnya untuk mengungkap itu, dan kalau bisa secara transparan yang tidak usai ditutup-tutupi," ucapnya, dilansir dari tayangan Kabar Siang tvOne.

Keluarga korban yang berada di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku masih membutuhkan kepastian terkait peristiwa tersebut. Menurut Yanto, belum adanya kejelasan membuat keluarga terus menerima pertanyaan dari masyarakat mengenai kematian Valdo.

"Secepatnya karena kami butuh juga untuk ketenangan, kami di sini keluarga itu bingung karena kepastian belum ada, orang datang terus bertanya di rumah," jelas Yanto.

Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai yang tewas setelah diduga dianiaya juniornya
Sumber :
  • Threads @ix.fell88

Ia menambahkan, salah satu hal utama yang ingin diketahui keluarga adalah alasan di balik dugaan pembunuhan tersebut.

"Dan yang paling kami ingin itu (tahu) motifnya apa?" pungkasnya.

Keluarga berharap proses penyelidikan dan penegakan hukum dapat berjalan secara transparan sehingga penyebab kematian Valdo serta motif di balik kejadian tersebut dapat terungkap dengan jelas.
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:39
09:03
08:41
04:56
08:50
02:47

Viral